Martunis Lelang Jersey Ayah Angkatnya, CR7, Untuk Donasi Pandemik COVID-19

Banda Aceh, MINA – Martunis Sarbini, anak angkat pesepak bola Cristiano Ronaldo (CR7), melelang jersey kesayangannya hadiah dari ayah angkatnya, untuk donasi membantu warga Aceh yang terdampak virus corona (COVID-19).

Martunis menyebutkan, dalam pelelangan jersey yang ia buka hampir satu pekan (mulai 11-17 April) tersebut, akhirnya diputuskan untuk melepas kepada Chandra, seorang pengusaha travel di Kota Manado, Sulawesi Utara yang berasal dari Jakarta, dengan tawaran Rp180 juta.

Ronaldo sendiri dikabarkan senang dengan aksi sosial anak angkatnya ini, karena ia sendiri banyak melakukan aksi sosial termasuk membantu anak-anak Palestina.

Jersey yang dilelang adalah yang dipakai Ronaldo saat bemain untuk Real Madrid yang diterima Martunis dari ayah angkatnya tahun 2013. Ronaldo mengangkatnya sebagai anak angkat sesudah ditemukan tersangkut di pohon dengan jersey tm nasional Portugas saat tsunami.

Jersey-nya Senin ini saya kirim. (Untuk jaminan keamanannya) saya masih rahasiakan kirimnya lewat apa. Rencana semula saya mau kasih sendiri, cuma mengingat lagi dalam kondisi seperti ini, takutnya saya malah dikarantina,” kata Martunis dalam keterangan tertulis, Senin (20/4).

Martunis mengatakan, Chandra adalah  penawar tertinggi hingga batas waktu pelelangan ditutup pada 17 April 2020 pukul 21.00 WIB dengan tawaran Rp180 juta untuk seragam putih bernomor punggung 7 milik klub Real Madrid yang telah dibubuhi tanda tangan sang ayah angkat asal Portugal tersebut.

Sedikitnya, hingga menjelang penutupan, ada tujuh calon pembeli dari dalam dan luar negeri yang mengajukan penawaran  sebelum akhirnya Martunis memutuskan Chandra penawar tertinggi sebagai pemilik sah jersey kesayangannya.

“Ada sekitar tujuh orang (yang bersaing), urutan kedua ada orang Thailand, ketiga orang Manado, keempat orang Batam, dan lainnya,” tambahnya.

Martunis berharap kepada Chandra untuk menjaga dengan sebaik-baiknya jersey yang telah dibeli darinya.

“Harapannya kepada pemenang ini ya ikhlas memberikan donasinya dan bisa menjaga jersey dengan baik,” katanya.

Bagi Martunis, tidak mudah untuk melepaskan jersey pemberian ayah angkatnya tersebut. Namun demi membantu warga Aceh menghadapi pandemik wabah virus corona atau COVID-19, pemuda kelahiran Kota Banda Aceh ini  merelakan baju yang telah ia simpan sejak 2013 silam, untuk aksi sosial.

Martunis telah menetapkan langsung penyaluran donasi hasil penjualan seragam CR7 yakni masing-masing satu desa di Kota Lhokseumawe, di Kabupaten Bireuen, dan di tempat tinggalnya sendiri, yakni Kota Banda Aceh.

“Pertama kalau di Lhokseumawe di Batuphat, ada sahabat saya. Kalau di Bireuen, di Jineub, kampung istri saya. Kalau di Banda Aceh, di kampung saya sendiri, di Tibang. Penerima donasi adalah warga yang terdampak langsung terutama fakir miskin,” kata Martunis yang baru saja menikah.

Sementara itu, terkait waktu penyaluran bantuan, Martunis mengatakan, rencananya disumbang pekan depan. “Kita lagi proses,” katanya. (R/R11/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)