Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masjid Agung Jawa Tengah, Perpaduan Arsitektur Jawa, Arab, dan Eropa

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - 39 detik yang lalu

39 detik yang lalu

0 Views

Kemegahan Masjid Agung Jawa Tengah (foto: Fpik)

MASJID Agung Jawa Tengah (MAJT) merupakan salah satu masjid terbesar dan termegah di Indonesia yang memiliki keunikan tersendiri dalam hal arsitektur.

Masjid yang terletak di Semarang, Jawa Tengah itu menjadi simbol kebesaran Islam serta mencerminkan akulturasi budaya antara Jawa, Arab, dan Eropa.

Dengan desain yang megah dan fungsional, masjid ini tidak hanya berperan sebagai tempat ibadah tetapi juga menjadi destinasi wisata religi yang menarik banyak pengunjung dari berbagai daerah.

Bagi kaum Muslimin yang ingin merasakan ketenangan dan kedamaian, MAJT adalah tempat yang tepat untuk bermunajat kepada Allah SWT.

Baca Juga: 12 Faktor, Fakta dan Data Kehancuran Israel

Dengan suasana yang sejuk dan pemandangan yang indah, setiap pengunjung dapat merenungi kebesaran-Nya dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Selain itu, berbagai kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin, kajian tafsir, dan pelatihan Al-Qur’an semakin menambah manfaat bagi setiap jamaah yang hadir.

Sejarah Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah

Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah dimulai pada tahun 2001 dan selesai pada tahun 2006. Gagasan pembangunan masjid ini muncul sebagai upaya untuk menghadirkan masjid representatif yang dapat menampung banyak jamaah serta memiliki daya tarik arsitektur yang unik. Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 14 November 2006.

Luas total kompleks MAJT mencapai sekitar 10 hektare, dengan bangunan utama masjid seluas 7.669 meter persegi yang mampu menampung sekitar 15.000 jamaah. Masjid ini tidak hanya digunakan sebagai tempat sholat, tetapi juga sebagai pusat pendidikan Islam, kegiatan sosial, serta wisata religi yang menarik banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: 10 Daftar Kejahatan Amerika dan Israel Terhadap Palestina

Keunikan Arsitektur: Perpaduan Jawa, Arab, dan Eropa

Salah satu daya tarik utama Masjid Agung Jawa Tengah adalah perpaduan tiga unsur arsitektur dari budaya yang berbeda, yaitu Jawa, Arab, dan Eropa.

Unsur arsitektur Jawa terlihat jelas pada bentuk atap masjid yang menyerupai limasan, sebuah bentuk atap khas rumah adat Jawa. Limasan melambangkan filosofi kesederhanaan dan keterbukaan. Selain itu, terdapat ukiran-ukiran khas Jawa yang menghiasi bagian dalam dan luar masjid, menambah nuansa etnik dan tradisional.

Pengaruh arsitektur Arab tampak dari bentuk kubah utama yang besar dan penggunaan kaligrafi Arab di berbagai sudut masjid. Kaligrafi ini menghiasi dinding masjid dengan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang memberikan nuansa spiritual mendalam. Selain itu, terdapat enam menara yang melambangkan Rukun Iman dalam Islam.

Baca Juga: Melanjutkan Amal Profesional di Bulan Syawwal

Sisi Eropa dalam arsitektur MAJT terlihat dari keberadaan pilar-pilar besar bergaya Romawi yang menopang bagian serambi masjid. Pilar-pilar ini dihiasi dengan ornamen khas Yunani dan Romawi yang memberikan kesan megah dan kokoh.

Selain itu, terdapat bangunan menara setinggi 99 meter yang dikenal sebagai Menara Al-Husna, yang mengingatkan pada gaya menara di berbagai masjid klasik di Eropa.

Menara Al-Husna, Ikon MAJT

Menara Al-Husna merupakan salah satu daya tarik utama Masjid Agung Jawa Tengah. Dengan ketinggian 99 meter, menara ini melambangkan 99 Asmaul Husna dalam Islam.

Baca Juga: Ketupat, Apa Artinya?

Pengunjung dapat naik ke puncak menara menggunakan lift untuk menikmati pemandangan Kota Semarang dari ketinggian. Di lantai bawah menara, terdapat museum perkembangan Islam yang menyajikan berbagai informasi sejarah tentang Islam di Jawa Tengah.

Selain itu, menara ini juga memiliki fungsi sebagai menara pemantau bulan atau rukyat hilal yang digunakan untuk menentukan awal bulan Hijriah. Hal ini menjadikan MAJT sebagai salah satu pusat kajian astronomi Islam di Indonesia.

Fasilitas untuk Kenyamanan Jamaah dan Wisatawan

Masjid Agung Jawa Tengah tidak hanya memiliki bangunan utama yang megah, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang membuat pengunjung nyaman. Beberapa fasilitas tersebut antara lain:

Baca Juga: Memaknai Tradisi Halal Bihalal Idul Fitri

Ruang sholat utama yang luas dengan sistem pendingin udara agar jamaah tetap nyaman saat beribadah. Perpustakaan Islam yang menyediakan koleksi buku-buku tentang Islam, sejarah, dan kebudayaan.

Museum perkembangan Islam yang menyajikan informasi mengenai sejarah masuknya Islam ke Indonesia, khususnya di Jawa Tengah. Plaza utama dengan enam payung raksasa otomatis yang menyerupai payung di Masjid Nabawi, Madinah.

Aula serbaguna yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan keagamaan, seminar, hingga acara pernikahan dan area parkir luas yang mampu menampung ratusan kendaraan, termasuk bus wisata.

Wisata Religi dan Keindahan Malam Hari

Baca Juga: Palestina: Cinta, Perjuangan, dan Harapan

Masjid Agung Jawa Tengah menjadi destinasi wisata religi yang populer, terutama bagi wisatawan yang ingin melihat kemegahan arsitektur serta menikmati suasana spiritual yang mendalam. Pada malam hari, masjid ini tampak semakin indah dengan pencahayaan yang elegan, menciptakan pemandangan yang menakjubkan.

Banyak wisatawan yang datang ke MAJT tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menikmati suasana dan mengabadikan momen dengan berfoto di berbagai sudut masjid yang ikonik. Keberadaan Menara Al-Husna juga menambah daya tarik bagi pengunjung yang ingin melihat pemandangan kota dari ketinggian.

Masjid Agung Jawa Tengah merupakan contoh nyata bagaimana akulturasi budaya dapat menciptakan mahakarya arsitektur yang luar biasa. Perpaduan antara gaya arsitektur Jawa, Arab, dan Eropa menciptakan sebuah bangunan yang tidak hanya megah tetapi juga penuh makna.

Keberadaan Masjid Agung Jawa Tengah semakin memperkaya khazanah Islam di Indonesia serta menjadi simbol kebersamaan dalam keberagaman budaya. Bagi siapa saja yang berkunjung ke Semarang, MAJT adalah destinasi yang wajib dikunjungi untuk merasakan pengalaman spiritual dan keindahan arsitektur yang menawan. []

Baca Juga: Masjid Al-Aqsa dan Rantai Perjuangan Muslim Palestina

Mi’raj News Agency (MINA)

 

Baca Juga: 10 Karakter Seorang Mujahid Sejati dalam Islam

Rekomendasi untuk Anda