MBS: Palestina Masih Menjadi Masalah Utama Arab dan Muslim, Prioritas Saudi

KTT Liga Arab ke-32 di kota Jeddah, Arab Saudi, Jumat (19/5/2023).(Foto: Wafa)

Jeddah, MINA – Putra Mahkota Kerajaan Mohammed bin Salman (MBS) menyatakan, masalah masih menjadi masalah utama orang Arab dan Muslim, serta menjadi prioritas utama kebijakan luar negeri Arab Saudi.

Dia mengatakan negaranya telah berkomitmen untuk memungkinkan rakyat Palestina memulihkan hak-hak mereka yang sah dan mendirikan negara mereka sendiri yang merdeka dan berdaulat di perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

“Sesuai dengan resolusi legitimasi internasional, Inisiatif Perdamaian Arab dan referensi internasional lainnya yang telah disepakati,” tegasnya pada pembukaan KTT ke-32 di kota Jeddah, Arab Saudi, Jumat (19/5), Kantor Berita Wafa melaporkannya.

Senada pernyataan MBS, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi memberikan pernyataan resmi mengutuk penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh pejabat pemerintah pendudukan Israel dan anggota Knesset (Parlemen israel), di bawah penjaga pasukan entitas zionis itu.

Kemlu Saudi menegaskan penolakan Arab Saudi atas pelanggaran dan tindakan provokatif tersebut, pendiriannya bersama rakyat Palestina, dan dukungannya untuk semua upaya yang ditujukan guna mencapai solusi yang adil dan komprehensif untuk permasalahan Palestina.

Selain itu, Sekretaris Jenderal Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, mengatakan bahwa Prakarsa Perdamaian Arab masih menjadi pilihan strategis Arab untuk menyelesaikan konflik tersebut.

“Inti dari Prakarsa Perdamaian Arab ini adalah pendirian negara Palestina merdeka di perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Dia memuji ketabahan rakyat Palestina di tanah yang diduduki, dengan mengatakan kebijakan dan praktik provokatif dari otoritas Israel ekstremis harus ditanggapi dengan tanggapan tegas dari masyarakat internasional.

Di bawah tema Pembaruan dan Perubahan, KTT ke-32 Liga Arab dimulai hari ini di kota Jeddah, Arab Saudi, di hadapan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

KTT liga beranggotakan 22 negara Arab tersebut dimulai dengan pidato Presiden Republik Demokratik Rakyat Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, dalam kapasitasnya sebagai ketua sidang ke-31 KTT Liga Arab, yang disampaikan atas namanya oleh Perdana Menteri Aymen Benabderrahmane.(T/R1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)