KHUTBAH JUMAT : MEMELIHARA PETUNJUK ALLAH

Ust Nurhamid

Ust NurhamidOleh: Muhammad Nurhamid, S.Pdi, M.Pdi, Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Fatah, Bogor.

بسم الله الرحمن الرحيم

“Memelihara Petunjuk Allah”

إِنَّ اْلحَمْدَ لِلَّهِ ،نَحْمَدُهُ وَ نَسْتَعِيْنُهُ وَ نْسْتَغْفِرُهُ وَ نَتُوْبُ إِلَيْهِ وَ نَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَ ِمنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا. مَنْ يَهْدِى اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِىَ لَهُ ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إلِهَ إِلاَّ اللهُ رَبُّ الْعِزَّةِ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَ نَبِيَّ بَعْدَهُ. أَللَّهُمَّ صَلِّى وَ سَلِّمْ و باَرِكْ عَلَى نَبِيِّ الرَّحْمَةِ وَ سَيِّدِ اْلأُمَّةِ وَ عَلَى أَلِهِ وَ صَحْبِهِ وَ مَنْ وَالاَهُ وَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ. أَمَّا بَعْدُ:

وَاعْلَمُوْا إِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَـابُ اللهِ , وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعُةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِى النَّارِ. فَيَا عِبَادَ اللهِ أُوْصِيْكُمْ وَ إِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ اْلمُتَّقُوْنَ، كَمَا قَالَ اللهُ تَعَالىَ:

  • يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَ لاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ (أل عمران:102)
  • يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ (الحشر: 18)

Ma’asyiral Muslimin, Rohimakumullah

Dalam rangka bersyukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala nikmat yang berikan kepada kita, marilah kita gunakan nikmat-nikmat tersebut untuk meningkatkan kwalitas iman dan taqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala hingga mencapai derajat haqqotuqotih. Semoga seluruh amal ibadah kita dicatat oleh Allah menjadi amal yang shalih dan mengantarkan akhir hidup kita menjadi husnul khotimah. Amin.

Ma’asyiral Muslimin, Rohimakumullah

Sebagaimana yang telah kita saksikan, betapa banyak musibah yang terjadi akhir-akhir ini; banjir bandang yang melanda di berbagai tempat, gunung-gunung meletus yang banyak merenggut nyawa dan kerugian harta benda, kecelakaan-kecelakaan lalu lintas yang tak kunjung henti terus terjadi, pesawat berjatuhan, kapal-kapal tenggelam dan lain sebagainya.

Memang manusia tidak bisa terhindar dari ancaman bahaya selama hidup di dunia ini, di mana-mana terdapat bahaya. Di rumah kita bisa terkena gempa bumi yang menyebabkan rumah hancur, bepergian menggunakan kendaraan bisa mengalami tabrakan, naik kapal bisa saja tenggelam, naik pesawat terbang bisa jadi jatuh, dan seterusnya. Jika Allah sudah mentakdirkan kepada seseorang terjadi musibah, maka tidak ada yang bisa menggagalkannya, tetapi jika Allah sudah menyelamatkan seseorang juga tidak ada yang bisa mencelakakannya.

Pentingnya Petunjuk

Dengan adanya musibah-musibah ini yang kapan saja bisa terjadi, marilah  kita introspeksi diri kita jangan sampai kita tergolong orang-orang yang lalai, lengah dan tidak peduli terhadap ancaman Allah. Salah satu upaya introspeksi diri adalah dengan memelihara petunjuk (hidayah) iman yang Allah berikan kepada kita. Betapa pentingnya petunjuk Allah bagi manusia untuk  keselamatan di dunia ini dan di akherat kelak.  Petunjuk datangnya hanya dari Allah Ta’ala Dalam hadits qudsi Allah Ta’ala berfirman:

يَا عِبَادِي كُلُّكُمْ ضَالٌّ إِلاَّ مَنْ هَدَيْتُهُ، فَاسْتَهْدُوْنِي أَهْدِكُمْ… (رواه مسلم)

“…Hai hambaku, setiap kamu adalah tersesat kecuali orang yang aku beri petunjuk, maka mintalah petunjuk kepadaku nicaya kamu akan kuberi petunjuk…” (HR. Muslim)

Allah Ta’ala memuliakan manusia dengan menciptakan segalanya di dunia ini untuk manusia, bahkan Allah melebihkan manusia di antara makhluk-makluk yang lain, misalnya dengan jatuhnya pesawat yang beberapa waktu lalu di tengah laut, semua penumpangnya meninggal dan tenggelam di laut. Umpama penumpangnya hewan bukan manusia, mungkin tidak semua orang ingin mencarinya sampai ke dasar lautan, sampai-sampai presiden mengerahkan angkatan darat dan angkatan lautnya untuk mencari jenazah korban di lautan. Padahal belum tentu seluruh penumpangnya itu Muslim dan mati syahid, tetapi karena manusia memiliki nilai lebih yang diberikan oleh Allah melebihi hewan, maka semua potensi dikerahkan untuk mencarinya hingga hari ini.

Ma’asyirol Muslimin, Rohimakumullah

Lebih khusus, Allah Ta’ala hendak mengangkat derajat manusia dengan diturunkannya kitab suci Al-Quran sebagai petunjuk agar manusia selamat dan tertolong hidupnya di dunia dan akhirat, tetapi kebanyakan manusia tidak mau mengambilnya.  Allah akan memberikan petunjuk manusia ke jalan yang paling lurus dan memberikan ganjaran yang besar bagi orang yang mengambilkan Al-Quran:

إِنَّ هَذَا الْقُرْءَانَ يَهْدِي لِلَّتِي هِيَ أَقْوَمُ وَيُبَشِّرُ الْمُؤْمِنِينَ الَّذِينَ يَعْمَلُونَ الصَّالِحَاتِ أَنَّ لَهُمْ أَجْرًا كَبِيرًا(9)وَأَنَّ الَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ بِالْآخِرَةِ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا أَلِيمًا(الإسراء:10)

“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi khabar gembira kepada orang-orang mu’min yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar, dan sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat, Kami sediakan bagi mereka azab yang pedih.” (QS. Al-Isra:9-10)

اللَّهُ نَزَّلَ أَحْسَنَ الْحَدِيثِ كِتَابًا مُتَشَابِهًا مَثَانِيَ تَقْشَعِرُّ مِنْهُ جُلُودُ الَّذِينَ يَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ ثُمَّ تَلِينُ جُلُودُهُمْ وَقُلُوبُهُمْ إِلَى ذِكْرِ اللَّهِ ذَلِكَ هُدَى اللَّهِ يَهْدِي بِهِ مَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَمَا لَهُ مِنْ هَادٍ(الزمر:23)

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al Qur’an yang serupa (mutu ayat-ayatnya) lagi berulang-ulang, gemetar karenanya kulit orang-orang yang takut kepada Tuhannya, kemudian menjadi tenang kulit dan hati mereka di waktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah, dengan kitab itu Dia menunjuki siapa yang dikehendaki-Nya. Dan barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tidak ada seorangpun pemberi petunjuk baginya.” (QS. Az-Zumar:23)

Ma’asyirol Muslimin, Rohimakumullah

Untuk menjaga petunjuk yang Allah berikan kepada kita diantaranya adalah dengan beberapa cara:

1. Banyak berdoa dan bertaubat kepada Allah

Menghayati dan mengulang-ulang doa:

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

“Tunjukilah kami ke jalan yang lurus.”  (QS. Al-Fatihah:6)

2. Banyak Berbuat Baik (Amal Shalih) 

وَيَقُولُ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا أُنْزِلَ عَلَيْهِ ءَايَةٌ مِنْ رَبِّهِ قُلْ إِنَّ اللَّهَ يُضِلُّ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ أَنَابَ(الرعد:27)

“Orang-orang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) tanda (mu`jizat) dari Tuhannya?” Katakanlah: “Sesungguhnya Allah menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan menunjuki orang-orang yang bertaubat kepada Nya”, (QS. Ar-Ra’d [13]: 27)

Maka petunjuk (hidayah) Allah datangkan kepada orang-orang yang bertaubat.

3. Meningkatkan Keimanan kepada Allah

Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يُؤْمِنْ بِاللَّهِ يَهْدِ قَلْبَهُ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ(11)

“…dan barangsiapa yang beriman kepada Allah, niscaya Dia akan memberi petunjuk kepada hatinya. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. At-Taghobun:11)

إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ يَهْدِيهِمْ رَبُّهُمْ بِإِيمَانِهِمْ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ فِي جَنَّاتِ النَّعِيمِ(يونس:9)

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, mereka diberi petunjuk oleh Tuhan mereka karena keimanannya, di bawah mereka mengalir sungai-sungai di dalam surga yang penuh kenikmatan.” (QS. Yunus:9)

Tanda orang beriman adalah selalu menerima perintah Allah.  Allah berfirman:

إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَنْ يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ(النور:51)

“Sesungguhnya jawaban orang-orang mu’min, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan.” “Kami mendengar dan kami patuh.” Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.” (QS. AN-Nur: 51)

Mengaplikasikan taqwa dalam segala keadaan. Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ (رواه الترمذي)

“Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, dan iringilah keburukan itu dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan bergaulah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. At-Turmuzi dari Abu Dzar dan Muaz bin Jabal)

4. Itiqomah dan Teguh Pendirian Dalam Melaksanakan Islam

Istiqomah dalam beriman kepada Allah. Sahabat Sufyan bin Abdullah Ats-Tsaqofi pernah meminta diajari kepada Rasulullah di dalam Islam ini:

يَا رَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِي فِي اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَداً غَيْرَكَ . قَالَ : قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ (رواه مسلم)

 “Ya Rasulullah, ajarilah aku tentang Islam, satu perkataan yang tidak saya tanyakan kepada seorangpun selainmu.” Beliau menjawab, katakanlah: “Saya beriman kepada Allah, kemudian tetaplah pendirianmu (istiqomah)” (HR. Muslim).

5. Meningkatkan Ilmu Agama dan Selalu Mempelajari Kandungan Al-Qur’an

Allah Ta’ala berfirman

أَفَمَنْ يَعْلَمُ أَنَّمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ مِنْ رَبِّكَ الْحَقُّ كَمَنْ هُوَ أَعْمَى إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ(الرعد:19)

“Adakah orang yang mengetahui bahwasanya apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu benar sama dengan orang yang buta? Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran.” (QS. Ar-Ra’d: 19)

6. Melaksanakan Islam dengan cara Berjamaah dan Tidak Berfirqh-firqah

Allah Ta’ala berfirman:

وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا وَاذْكُرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَى شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا كَذَلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ ءَايَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ(ال عمران:103)

“Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan ni`mat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena ni`mat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Ali Imran: 103)

Semoga Allah menguatkan keimanan kita semua dalam menghadapi segala macam musibah, dan Allah memberikan kesabaran yang berlipad ganda. Amin ya Robbal ‘alamin.

بَارَكَ اللهُ لِى وَلَكُمْ فِى اْلقُرْانِ اْلعَظِيْمِ  وَ نَفَعَنِى وَ إِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَياَتِ وَ الذِّكْرِ اْلحَكِيْمِ وَ تَقَبَّلَ مِنِّى وَ مِنْكُمْ ، أَقُوْلُ قَوْلِى هَذَا وَ اسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمِ.

Khutbah II

 أَلْحَمْدُ لِلَّهِ وَ الصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ اللهِ وَ عَلَى أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالاَهُ وَ لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ  إِلاَّ بِاللهِ.  أَمَّا بَعْدُ:  فَيَا عِبَادَ اللهِ، اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَ لاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ.

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللَّهَ وَمَلاَ ئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا.

أَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ اْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ أَلْأَحْيَاءُ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتُ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلاًّ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ.

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ .

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.

رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلاَ تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا

رَبَّنَا وَلاَ تُحَمِّلْنَا مَا لاَ طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ .

رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

فَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُاللهِ أَكْبَرُ.

و السلام عليكم وحمة الله و بركاته

activate javascript

Comments: 0