Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menlu Mesir Tegas Tolak Relokasi Warga Gaza

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 9 Agustus 2026 - 16:53 WIB

Ahad, 9 Agustus 2026 - 16:53 WIB

12 Views ㅤ

Menlu Mesir Badr Abdelatty (foto: Fpik)

Kairo, MINA – Mesir menegaskan akan menentang dengan kekuatan penuh setiap upaya relokasi (pemindahan) warga Palestina dari Jalur Gaza. Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdelatty menyebut rencana tersebut sebagai garis merah bagi negara-negara Arab dan Muslim.

Pernyataan itu disampaikan Abdelatty dalam wawancara dengan kantor berita Palestina Wafa, Ahad (9/8) di tengah kekhawatiran mengenai kemungkinan munculnya kembali skenario pemindahan penduduk Gaza dari tanah mereka. Ia menegaskan, Kairo tidak akan menerima maupun membiarkan pemindahan tersebut terjadi.

Abdelatty juga menolak penggunaan istilah “pemindahan sukarela” apabila warga Gaza didorong meninggalkan wilayahnya karena kondisi kehidupan yang sengaja dibuat tidak layak. Menurutnya, situasi semacam itu pada hakikatnya merupakan tindakan pemaksaan yang bertentangan dengan hukum internasional serta hak-hak penduduk di bawah pendudukan.

Sikap Mesir tersebut sekaligus menegaskan kembali komitmen Kairo agar warga Palestina tetap berada di tanah mereka. Posisi ini telah berulang kali disampaikan pemerintah Mesir, terutama terkait kekhawatiran bahwa pemindahan warga Gaza ke Semenanjung Sinai dapat mengubah persoalan Palestina menjadi krisis pengungsian permanen.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Selain Gaza, Abdelatty menyoroti perkembangan di Tepi Barat. Ia memperingatkan meningkatnya pelanggaran terhadap warga Palestina dan menggambarkannya sebagai bentuk “aneksasi diam-diam” serta aneksasi de facto yang dapat semakin mengikis peluang berdirinya negara Palestina.

Mesir selama ini menjadi salah satu negara kunci dalam isu Gaza karena berbatasan langsung dengan wilayah tersebut melalui Rafah dan berperan dalam berbagai upaya diplomatik terkait konflik Palestina.

Penegasan terbaru Abdelatty menunjukkan bahwa Kairo tetap menempatkan keberlangsungan warga Palestina di tanah mereka sebagai salah satu prinsip utama kebijakan Mesir terhadap konflik Gaza. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Palestina
Dunia Islam
Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) (foto: greekcitytimes)
Palestina