Menlu UEA: Rencana Israel Caplok Tanah Palestina Harus Dihentikan

Abu Dhabi, MINA – Rencana Israel untuk mencaplok tanah Palestina harus dihentikan dan tindakan Israel tersebut akan menjadi kemunduran serius bagi proses perdamaian, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) Uni Emirat Arab (UEA) Anwar Gargash, Senin (1/6).

“Pembicaraan terus-menerus Israel tentang rencana mencaplok tanah Palestina harus dihentikan. Setiap langkah Israel sepihak akan menjadi kemunduran serius bagi proses perdamaian, melemahkan penentuan nasib sendiri Palestina dan merupakan penolakan terhadap konsensus internasional dan Arab terhadap stabilitas serta perdamaian,” kata Menlu Gargash dalam cuitannya di akun Twitter miliknya.

Komentar Gargash ini, seperti dikutip Al-Arabiya, muncul setelah Israel mengatakan berencana untuk memperluas kedaulatan ke pemukiman Yahudi dan Lembah Jordan di Tepi Barat yang diduduki.

Palestina sendiri, tetap berusaha untuk memiliki kontrol penuh atas Tepi Barat sebagai inti dari negara merdeka di masa depan.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan rencana itu pekan lalu meskipun ada kecaman yang meningkat dari Palestina, negara-negara Arab, PBB, dan negara-negara Eropa. (T/B04/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)