Kairo, MINA – Menteri Kesehatan Palestina Mai Alkaila dan timpalannya dari Mesir, Khaled Abdel-Ghaffar mengunjungi warga Palestina terluka dalam agresi Israel di Jalur Gaza yang menerima perawatan di Rumah Sakit Al-Arish Sinai Utara, Mesir, Senin (27/11).
Berdasarkan laporan Kantor Berita WAFA, Alkaila menyampaikan apresiasinya kepada pimpinan politik Mesir atas upaya yang dilakukan terhadap Palestina dan upaya Kementerian Kesehatan Mesir menerima warga Palestina yang terluka untuk dirawatan di rumah sakit Mesir.
Ia mengapresiasi upaya yang dilakukan Mesir.
Sementara itu, Abdel-Ghaffar mengemukakan kebijakan Mesir untuk menerima korban luka di Jalur Gaza dan merawat mereka di berbagai rumah sakit Mesir.
Baca Juga: Rute Bantuan Dinilai Tidak Aman, PBB: Belum Ada Bantuan Disalurkan ke Warga Gaza
Menurutnya lebih dari 150 ambulans lengkap disiapkan di penyeberangan Rafah, untuk memberikan layanan medis kepada warga Palestina menyeberang ke Mesir untuk dirawat.
Alkaila selanjutnya meminta PBB dan badan-badan kesehatan internasional untuk campur tangan dan menekan tentara pendudukan agar mengizinkan masuknya tim medis kementerian dan sukarelawan medis dari semua negara lain ke Jalur Gaza.
Ia memperingatkan situasi epidemiologi dan kesehatan yang buruk di Jalur Gaza, khususnya di pusat-pusat penampungan di sekolah, rumah sakit, dan kamp pengungsi, serta komunitas pengungsi, yang kekurangan kebutuhan dasar hidup; seperti air, makanan, dan obat-obatan.
Dia memperingatkan bahwa beberapa penyakit menular telah menyebar di antara masyarakat Jalur Gaza sebagai akibat dari kepadatan yang berlebihan, kurangnya peralatan kebersihan dan kebersihan, serta kekurangan gizi, mengutip laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang memperingatkan akan terjadinya kelaparan di Jalur Gaza. akibat kekurangan pasokan pangan yang akut. (T/R8/P1)
Baca Juga: Puluhan Pemukim Ilegal Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Mi’raj News Agency (MINA)