MER-C Segera Kirim Tim Bedah ke Afghanistan

Jakarta, MINA – Lembaga kemanusiaan Medical Emergency Rescue – Committee (MER-C) akan segera mengirim tim bedah ke Afghanistan usai negara itu diguncang gempa dahsyat.

“Gempa bumi di Afghanistan bermagnitudo 6,1 itu menimbulkan korban mencapai lebih dari 1.000 orang meninggal dunia, dan sekitar 2.000 orang luka-luka. Karenanya MER-C memandang perlu mengirimkan tim bedah ke Afghanistan,” kata Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad dalam konferensi pers yang digelar di Gedung MER-C, Jakarta, Jumat (24/6).

“Tim bedah yang dikirim nantinya akan berisi 4 hingga 5 orang terdiri atas dokter spesialis ortopedi, spesialis anestesi, dokter umum, serta perawat,” imbuhnya.

Dia menambahkan, kondisi di Afghanistan diperparah dengan pembekuan sejumlah aset Afghanistan oleh asing. Sehingga, menurutnya, tim bedah yang dikirim MER-C bertujuan untuk mengurangi risiko fase akut yang biasanya terjadi pada dua pekan pertama setelah bencana.

“Insya Allah tim bedah MER-C akan berangkat pada pekan depan. Kita usahakan berangkat cepat, dan keberangkatan ini kita koordinasikan dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI di Afghanistan,” kata Sarbini.

Ia juga berharap, Pemerintah Indonesia secepatnya melakukan langkah-langkah kemanusiaan seperti yang pernah dilakukan ketika terjadi gempa besar di Bam, Iran pada 2004 lalu. Saat itu, Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan tim kesehatan gabungan, di mana dua dokter MER-C ikut. (L/R2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)