MER-C Sosialisasikan Pembangunan RS Indonesia di Gaza

Cibubur, MINA – Lembaga medis kegawatdaruratan Medical Emergency Rescue-Committee (MER-C) kembali menyosialisasi sekaligus serah terima donasi sebesar Rp10 juta dari pengurus Masjid Raya Al-Ittihad Legenda Wisata, Cibubur untuk pembangunan tahap kedua Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Gaza, Palestina, Jumat (13/12).

Ketua Presidium MER-C dr. Sarbini Abdul Murad mengatakan, lembaganya rutin terjun ke masjid-masjid untuk memberikan informasi ini kepada jamaah, khususnya warga Indonesia bahwa pada  Indonesia sedang membangun RS Indonesia di Gaza, Palestina.

“Pembangunan RS Indonesia ini merupakan bantuan seluruh rakyat Indonesia yang diberikan kepada MER-C. Sehingga kita punya rumah sakit yang membanggakan,” kata Dokter Ben, pangggilan akrabnya kepada para jamaah Masjid Raya Al-Ittihad.

Ia menjelaskan, jarak RS Indonesia sekitar 3 kilo meter dari perbatasan antara Palestina dan Israel.

Rumah sakit ini sangat berguna bagi warga Palestina, apabila warga Palestina yang menjadi korban akibat tembakan, luka-luka dan lain sebagainya, maka proses dan evakuasi yang pertama dilakukan adalah di bawa ke RS Indonesia yang dekat dengan perbatasan.

Menurut dia, adanya rumah RS Indonesia di Gaza, Palestina sangat membantu masyarakat Palestina. RS Indonesia sendiri merupakan yang terbesar di Gaza Utara, Palestina.

“Pembangunan tahap pertama RS Indonesia telah selesai dan diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Januari 2016 lalu. Saat ini sedang berlangsung pembangunan RSI tahap 2 untuk menambah dua lantai lagi, yaitu lantai tiga dan empat,” katanya.

“Kita berhasil membangun RS dengan dana Rp120 miliar. Untuk saat ini kita membutuhkan dana Rp80 miliar untuk membangun dua lantai lagi, lantai  3 dan 4,” imbuhnya.

RS Indonesia berlokasi di Bayt Lahiya, Gaza Utara menempati lahan seluas 16.261 meter persegi yang merupakan wakaf Pemerintah Palestina. Luas bangunan sekitar 10.000 meter persegi.

Sementara itu, pengurus Masjid Raya Al-Ittihad Choerudin Arif kepada MINA menegaskan, pihaknya sangat mendukung kegiatan tersebut dan mendoakan agar pembangunan RS Indonesia berjalan dengan baik.

“Dengan donasi sebesar Rp10 juta diharapkan bisa membantu warga Palestina yang saat ini kurang beruntung tidak seperti kita. Mudah-mudahan dengan donasi yang tidak banyak ini bisa membantu meringankan kebutuhan pangan, pendidikan, pakaian dan lainnya,” katanya. (L/Gun/R06)

Mi’raj News Agency (MINA)