Merry Riana: Tips Adaptasi Kebiasaan Baru yang Aman dan Produktif

Jakarta, MINA – Motivator Merry Riana berbagi tips kepada masyarakat saat menghadapi new normal di masa pandemi corona atau Covid-19. Ia mengajak semua berpikir positif dan beraksi nyata atau positive action untuk keluar dari krisis multidimensi.

Menurutnya, setiap individu mengalami hari baik dan hari yang kurang begitu baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap hari pasti berbeda-beda. Tapi kita punya pilihan untuk tetap melakukan apa yang akan kita lakukan, apapun situasinya. Apapun situasinya, kita harus tetap produktif. Apapun situasinya kita harus yang berjalan di tengah new normal ini,” kata Merry di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (16/6).

Menyikapi dan menyiasati di saat krisis ini, Merry menyampaikan mantra yang bermanfaat beradaptasi kebiasaan baru.

“Apa pun yang terjadi, you have to get up, dress up, show up and never give up. Mulai hari ini, ya kita harus buang rasa kemalasan itu dan tetap harus gerak dan bangkit dan jangan menunda,” kata Merry.

Ia mengatakan bahwa ini saatnya bangkit. Mungkin selama ini, sekitar 12 minggu bekerja di rumah sambil rebahan. Ini mungkin menjadi kebiasaan. Ia berpesan, “Saat ini rebahan boleh tapi tetap produktif dan jangan menunda. Jangan jadi orang malas. Jadi harus get up dan bangkit.”

Selanjutnya, dress up. Merry mengajak kita untuk berpakaian lebih rapi dan menjaga kebersihan.

“Mungkin sebagian besar aktivitas kita masih bekerja dari rumah, tapi tetap berpakaian rapi ini menandakan kesiapan kita memulai hari yang baik, kesiapan kita menjadi produktif. You look good, you feel good. When you feel good, you look good as well,” ucapnya.

“Show up atau hadir, show up ini bukan hanya pergi ke kantor. Di saat inilah, kita bisa menghargai setiap pekerjaan yang ada dari setiap kesempatan yang diberikan. Ketika kita bicara show up artinya saatnya kita menunjukkan kemampuan.”

In this new normal, inilah saatnya anda berkreasi, berkolaborasi. Saatnya Anda bereksperiman. Tidak ada waktu yang lebih tepat kecuali saat ini,” kata Merry.

Kita yang bereksperiman, seperti memasak, dapat mencoba untuk mengubah hobi masak menjadi sebuah bisnis. Menurutnya, ini saatnya mengubah hobi menjadi profesi. “Just do it, lama-lama jadi duit (uang) beneran,” ucapnya.

Terakhir, Merry berpesan untuk tidak menyerah atau never give up. Di tengah pandemi, setiap orang membutuhkan penyesuaian kebiasaan baru. Tantangan tentu dihadapi masyarakat ketika melakukannya. Merry memandang setiap tantangan sebagai pembelajaran.

“Kita lawan kesedihan dengan harapan, lawan ketakutan dengan persiapan, melawan kegagalan dengan ketekunan,” katanya. (L/R2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)