Kairo, MINA – Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, dan Perdana Menteri Palestina, Mohammad Mustafa, mengadakan percakapan telepon pada Sabtu (4/7) membahas perkembangan terbaru di Jalur Gaza serta mengoordinasikan upaya memperkuat peran Otoritas Palestina.
Dalam pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan, kedua pejabat menegaskan kembali kedalaman hubungan historis dan persaudaraan antara Kairo dan Ramallah.
Keduanya juga menekankan pentingnya kerja sama bilateral berkelanjutan untuk memungkinkan pemerintah Palestina menjalankan tanggung jawabnya di seluruh wilayah pendudukan. Yeni Safak melaporkan.
Menlu Abdelatty menyoroti pentingnya menyelesaikan komitmen dalam fase pertama rencana gencatan senjata yang didukung AS, termasuk menjamin akses kemanusiaan penuh ke Jalur Gaza, pemulihan dini dan rekonstruksi di wilayah terblokade tersebut.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Ia juga menekankan perlunya memberdayakan Otoritas Palestina agar mampu memikul tanggung jawab penuh di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki.
Ia juga mengecam keras pelanggaran Zionis Israel yang terus berlangsung di Tepi Barat, termasuk serangan berulang terhadap kompleks Masjid Al-Aqsa.
Pembicaraan juga mencakup persiapan untuk pertemuan kedua Kelompok Donor Palestina yang dijadwalkan berlangsung di Brussels pada 13 Juli mendatang. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
















Mina Indonesia
Mina Arabic