Kairo, 23 Rabi’ul Akhir 1436/13 Februari 2015 (MINA) – Mesir akan mengembalikan dana simpanan Qatar di bank sentral senilai 1 miliar Dolar AS (sekitar 12 triliun rupiah) pada Oktober mendatang, deposito ini merupakan cicilan terakhir yang dikembalikan Mesir setelah pemerintahan baru menggulingkan presiden sah-nya Muhammad Mursi dua tahun silam.
“Ini merupakan deposito terakhir Qatar di bank sentral,” kata gubernur bank Hisham Ramez, Kamis, sebagaimana dikutip harian Mesir Ahram dan Mi’raj Islamic News Agency (MINA).
Pada November tahun lalu, Mesir telah membayar kembali deposito senilai 6 miliar dolar AS ke Qatar. Negara Teluk itu telah memberi Mesir pinjaman dengan total senilai 7,5 miliar Dolar AS sebagai dana hibah saat presiden demokrasi pertama Mesir Muhamad Mursi menjabat.
Namun, hubungan antara kedua negara memburuk karena Doha menentang penggulingan Mursi pada 2013 oleh Menhan yang menjabat saat itu, Abdul Fattah Al-Sisi, yang kini menjadi presiden Mesir setelah Mursi digulingkan.
Baca Juga: Pasukan Israel Maju Lebih Jauh ke Suriah Selatan
Arab Saudi, UEA, dan Kuwait menyatakan dukungannya terhadap pemerintah baru, memberikan Mesir bantuan senilai lebih dari 20 miliar dolar AS sejak awal pemerintahan Al-Sisi.
Langkah itu diambil meskipun Mesir dan Qatar memperbaiki hubungan akhir-akhir ini dengan beberapa pertemuan rekonsiliasi antara kedua negara.
Pada Januari, emir Qatar, Tamim Al-Thani, menerima undangan resmi menghadiri konferensi pembangunan ekonomi yang akan diselenggarakan di Sharm El-Sheikh Mesir pada pertengahan Maret.(T/R04/R05)
Baca Juga: Warga Palestina Bebas setelah 42 Tahun Mendekam di Penjara Suriah
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)