MESKI DILARANG, JAMAAH HAJI TETAP SIMPAN AIR ZAM-ZAM DI KOPER

Foto: Kemenag
Foto: Kemenag

Mekkah, 27 Dzulhijjah 1436/11 Oktober 2015 (MINA) – Petugas haji yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi bersama tim dari Maskapai Garuda menemukan air zam-zam di dalam koper jamaah haji meskipun hal itu sudah dilarang.

Mereka adalah jamaah haji yang akan dipulangkan dari Madinah yang dimulai pada Senin (12/10) mendatang. Untuk, proses penimbangan dan pemeriksanaan koper bagasi sudah dimulai pada Sabtu (10/10).

“Faktanya, masih banyak koper jamaah haji Kloter SUB 33 yang berisi  air Zamzam. Padahal petugas haji sejak awal sudah mensosialisasikan larangan membawa air Zamzam  dalam koper, termasuk melalui  selebaran yang dibagikan ke jamaah saat memasuki Kota Madinah di Terminal Hijrah,” kata laporan Kemenag yang diterima Mi’raj Isamic News Agency (MINA), Ahad (11/10).

Surat pernyataan yang ditandatangani jamaah juga ternyata tidak mempan membendung keinginan mereka  untuk membawa air Zamzam di dalam koper.

Bahkan ditemukan ada koper yang berisi air Zamzam yang sengaja dikemas dalam viva paralon serta diberi selotip PVC supaya tidak terdeteksi petugas.

Ada dua koper yang ditemukan paralon berdiameter 15 centi meter berisi air Zamzam yang sudah dikemas dalam kantong plastik bening.

“Memang ada yang sengaja membawa pipa paralon untuk menyembunyikan air Zamzam,” kata Kepala Seksi Perlindungan Jamaah Daerah Kerja Madinah Maskat Ali Jasmun ditemui saat melakukan swepping air Zamzam di dalam koper.

Maskat juga menjelaskan kepada jamaah bahwa memang ada larangan membawa air Zamzam. Selain itu keberadaan cairan tersebut  bisa berbahaya untuk penerbangan.

“Bila airnya merembes kemudian mengakibatkan ada korsleting pada pesawat, maka itu berbahaya untuk keselamatan jamaah sendiri,” kata Maskat.

Ditemukan juga  koper yang tampak tidak mengembang, tetapi saat ditimbang beratnya mencapai 29 kilo gram. Ternyata setelah dibuka isinya hampir seluruhnya air Zamzam yang dikemas dalam jerigen yang dibungkus keresek merah.

Koper tersebut milik Suparlan jamaah asal Bojonegoro, Jawa Timur. Begitu juga dengan koper milik Lestariningtiyas yang merupakan kerabat Suparlan juga berisi air Zamzam yang dikemas dalam bentuk yang sama. (T/P010/R01)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0