Modal Usaha untuk Difabel Dhuafa

Jakarta, MINA – Bertepatan Hari Difabel Internasional yang diperingati setiap tanggal 3 Desember, UPZ BAZNAS PT Bank Permata Tbk dan Laznas Yatim Mandiri meresmikan program pemberdayaan ekonomi difabel dhuafa pada Kamis (3/12) di Jakarta.

Program diresmikan secara virtual Ketua UPZ BAZNAS PT Bank Permata Tbk, Habibullah dan Kepala Regional Laznas Yatim Mandiri Regional Ofiice 3, Sugeng Riyadi, demikian keterangan yang diterima MINA.

“Anggaran untuk program ini senilai Rp.366.607.500 yang akan direalisasikan untuk 50 penerima manfaat di 12 Provinsi seluruh Indonesia, ” kata Sugeng Riyadi.

Program bertajuk “Pemberdayaan Ekonomi Difabel dan Dhuafa” ini
berbentuk pemberian bantuan modal usaha yang ditujukan bagi keluarga dan individu penyandang difabilitas.

Dalam acara ini juga dilakukan secara smbolis  pemberian permodalan kepada perwakilan komunitas difabel.

“Program ini bertujuan untuk melatih dan membina dhuafa difabel sehingga kesejahteraan dhuafa difabel menjadi meningkat. Selain itu, memberikan bantuan modal usaha dapat membangun mental spiritual para dhuafa difabel tersebut. Hal ini diharapkan dapat memandirikan mereka dari segi ekonomi melalui kewirausahaan sosial,” kata Sugeng.

Dalam kerjasama antara PT Bank Permata Tbk dan Laznas Yatim Mandiri ini, disepakati jangka waktu pelaksanaan program selama satu tahun mulai tanggal 27 November 2020 sampai dengan 27 November 2021.

Melalui program ini, Ketua UPZ BAZNAS PT Bank Permata Tbk, Habibullah berharap nantinya, para difabel dhuafa dapat meningkatkan omset dan laba usahanya meskipun masih dalam kondisi pandemi.

“Diharapkan di masa depan para penerima manfaat ini dapat mandiri, membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat, maupun dapat berinfaq serta berzakat,” ujarnya. (R/R8/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)