Teheran, MINA – Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Sayyid Mojtaba Khamenei, menyampaikan pernyataan publik pertamanya setelah prosesi pemakaman ayahnya, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei. Dalam pesannya, ia menegaskan bahwa Iran akan membalas kematian sang ayah yang disebutnya sebagai syahid.
Media-media Timur Tengah merilis pernyataan resmi Mojtaba Khamenei. Al Jazeera melaporkan, dalam pernyataan resmi tersebut Mojtaba juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Iran atas partisipasi besar-besaran dalam prosesi pemakaman dan upacara penghormatan terakhir yang berlangsung pekan lalu. Ia menggambarkan ayahnya sebagai sosok yang hidup dan wafat dengan meneladani semangat Imam Hussain.
“Darah tak bersalahnya akan dibalas. Pembalasan adalah kehendak bangsa kita,” demikian isi pernyataan Mojtaba Khamenei yang dirilis setelah prosesi pemakaman.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat. Teks pidato lengkap Mojtaba Khamenei juga dirilis resmi Kantor Berita Iran, IRNA.
Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi
Presiden Amerika Serikat, seperti dilansir Al Jazeera, sebelumnya mengklaim bahwa sekitar 1.000 rudal telah disiapkan dan diarahkan ke Iran, serta memperingatkan bahwa ribuan rudal lainnya akan menyusul apabila Iran berupaya melakukan pembunuhan terhadap dirinya.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengkritik pemerintah Amerika Serikat karena dinilai gagal mematuhi perjanjian sementara yang telah disepakati kedua negara. Menurut Araghchi, tindakan Washington mencerminkan pelanggaran yang jelas terhadap komitmen yang telah dibuat.
Meski ketegangan meningkat, Araghchi tetap menghadiri pembicaraan diplomatik di Oman sebagai bagian dari upaya mencari penyelesaian damai dan membuka kembali jalur negosiasi antara kedua negara.
Pernyataan keras dari Mojtaba Khamenei diperkirakan akan semakin meningkatkan perhatian dunia terhadap dinamika hubungan Iran dan Amerika Serikat, terutama di tengah upaya diplomatik yang masih berlangsung untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut. []
Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic