Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Momen Bersejarah bagi Muslim Inggris, Azan Berkumandang di Stadion Old Trafford untuk Pertama Kali

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 26 Februari 2026 - 17:57 WIB

Kamis, 26 Februari 2026 - 17:57 WIB

20 Views ㅤ

Seorang muadzin mengumandangkan adzan di stadion Old Trafford, markaz Manchester United (MU) (foto: IG)

Manchester, MINA – Lantunan azan untuk pertama kalinya berkumandang di Stadion Old Trafford, markas klub Liga Inggris Manchester United, dalam sebuah momen bersejarah yang viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi dalam rangkaian kegiatan komunitas yang digelar di stadion legendaris itu, dan disambut antusias umat Islam yang hadir.

Rekaman video yang beredar memperlihatkan seorang muazin melantunkan azan di salah satu area stadion, sementara sejumlah hadirin tampak khusyuk menyimak.

Momen ini segera menarik perhatian publik, terutama komunitas Muslim di Inggris dan dunia, karena Old Trafford dikenal sebagai salah satu stadion paling ikonik dalam sejarah sepak bola.

Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda inklusivitas dan keterlibatan komunitas yang belakangan gencar dilakukan sejumlah klub Liga Inggris. Dalam beberapa tahun terakhir, klub-klub sepak bola Inggris meningkatkan pendekatan multikultural dengan membuka ruang bagi berbagai komunitas agama dan etnis untuk menggunakan fasilitas stadion dalam acara tertentu.

Bagi komunitas Muslim, azan di Old Trafford menjadi simbol pengakuan dan penerimaan terhadap keberagaman di Inggris. Inggris sendiri memiliki populasi Muslim yang signifikan, dengan komunitas besar tersebar di kota-kota seperti Manchester, London, Birmingham, dan Liverpool.

Momentum ini dinilai memperlihatkan semakin terbukanya ruang publik bagi ekspresi keagamaan.

Sejumlah warganet menyebut peristiwa tersebut sebagai langkah positif dalam membangun toleransi dan saling pengertian di tengah dinamika sosial Eropa yang kerap diwarnai isu identitas dan diskriminasi.

Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak Manchester United terkait agenda lanjutan kegiatan serupa di stadion tersebut.

Old Trafford yang berdiri sejak 1910 merupakan salah satu stadion paling bersejarah di Inggris dengan kapasitas lebih dari 70 ribu penonton.

Stadion ini tidak hanya menjadi pusat pertandingan sepak bola, tetapi juga kerap menjadi lokasi berbagai kegiatan sosial dan komunitas. Dalam konteks Inggris modern yang multikultural, langkah-langkah inklusif seperti ini mencerminkan perubahan sosial yang lebih luas, ditandai dengan identitas keagamaan dan budaya semakin mendapat ruang dalam kehidupan publik. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Timnas Portugal Masih Buka Pintu untuk Ronaldo, Pelatih Jorge Jesus Sebut Hanya Kesalahpahaman

Rekomendasi untuk Anda