Muhammadiyah Luncurkan Program Pembinaan Perdamaian Palestina

PP Muhammadiyah meluncurkan program inovatif Pembinaan Perdamaian Palestina bertajuk “Palestine Peacebuiding Lab” di Aula Lt 6 Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/5/2024). (Foto MINA/Ali Farkhan Tsani)

Jakarta, MINA –  Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah meluncurkan program inovatif Pembinaan Perdamaian Palestina bertajuk “Palestine Peacebuiding Lab” di Aula Lt 6 Masjid At-Tanwir PP Muhammadiyah Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (27/5).

Inisiatif program selengkapnya yang bertajuk “Multicultural Dialogue and Capacity Building for Palestine: Peace Building Lab, Being a Change Agent“ digagas oleh Lembaga Hubungan dan Kerjasama Internasional (LHKI) PP Muhammadiyah, bekerjasama dengan mitra lokal Palestina WITNESS-SYAHID, yang didukung LAZISMU (Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah).

Ketua PP Muhammadiyah bidang Luar Negeri, Prof. Syafiq Mughni,M.A.,Ph.D., dalam sambutannya mengatakan program-program yang dilaksanakan oleh Muhammadiyah bukan hanya untuk warga Muhammadiyah, tapi juga untuk umat, bangsa dan dunia, terlebih Palestina.

Baca Juga:  BRIN Jadi Tuan Rumah Pertemuan Antarpemerintah Se-Asia Pasifik

Pemimpin Program, Dra. Yayah Khisbiyah,M.A., dalam pemaparannya mengatakan kegiatan ini merupakan dukungan komprehensif Muhammadiyah bagi upaya kemerdekaan dan perdamaian Palestina.

“Program merupakan strategi kebudayaan untuk melengkapi strategi advokasi, kampanye global, pembangunan masyarakat, dan diplomasi track-1 bagi penyelesaian perang Israel-Palestina,” ujar Yayah.

Program Pembinaan Perdamaian Palestina ini memfasilitasi kampanye dan advokasi melalui storytelling, peningkatan kapasitas kaum muda dan perempuan Palestina dalam bidang dialog multikultural nir-kekerasan dan diplomasi binadamai, dukungan psikososial untuk pemulihan trauma perang, serta pertukaran kunjungan untuk internasionalisasi dakwah Muhammadiyah di Palestina serta memperluat dukungan publik bagi kemerdekaan dan perdamaian positif bagi Palestina.

Program ini melengkapi berbagai bentuk bantuan nyata yang selama ini dilakukan Muhammadiyah untuk Palestina, utamanya oleh LAZISMU, Majelis Diktilitbang, MDMC-LRB, dan MuhAid-LHKI, yaitu humanitarian relief, Emergency Medical Team, beasiswa bagi mahasiswa/i Palestina di perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA), dan program Community Development.

Baca Juga:  Khutbah Jumat: Hubungan Masjidil Haram dengan Masjidil Aqsa

Tujuan utama program ini adalah memperjuangkan pemberdayaan dan inklusi kaum muda sebagai katalis transformasi konflik, dan memperkuat kemanan manusia (human security) bagi pengungsi dan korban perang khususnya dari Gaza.

Program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam proses binadamai yang dilakukan oleh berbagai mitra dan stakeholders untuk masa depan Palestina merdeka yang berkeadilan dan berkemakmuran.

Ikut memberikan sambutan Ketua LHKI-PPM, Dr. Imam Addaruqutni, serta sambutan melalui zoom: Tenaga Ahli Profesional OIC-Dept. of Palestine Affairs Adeeb Saleem,M.A. (Jeddah), Pendiri The Holy Land Trust Dr. Sami Awad (Jerusalem) dan Pelaksana Program Direktur Witness-Shahid Kayed Ma’ari (Ramallah). []

Mi’raj News Agency (MINA)