Jakarta, MINA – Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhyiddin Junaidi mengatakan, terdakwa terorisme Munarman merupakan sosok yang baik.
“Saya mengaku ragu jika Munarman disebut teroris sebagaimana dakwaan jaksa,” kata Muhyiddin Senin (7/3),di PN Jaktim, saat menjadi saksi dihadirkan pihak Munarman, sebagai saksi yang ahli agama dan hubungan internasional, Terdakwa adalah Munarman .
“Saya meragukan kalau beliau itu bergabung dengan kelompok teroris ISIS, saya bersaksi apa yang saya tahu, apa yang saya kenal, beliau adalah orang baik,” imbuh Muhyiddin.
Ia mengaku pernah mengonfirmasi sejumlah kabar yang atau isu tentang Munarman saat bertemu di rumah Amien Rais. Namun dia tidak menjelaskan rinci tentang kabar yang dimaksud itu.
Baca Juga: Listrik Padam Total di Aceh, Warga Padati Warkop untuk Isi Daya Ponsel
Dalam pertemuan, Munarman membantah tuduhan itu. Menurutnya, saat itu Munarman mengaku sedang mendapat ancaman karena melakukan pengusutan tentang kematian laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.
“Tentu saja pernyataan seperti itu bagi orang beriman, saya percaya, tapi saya tidak memiliki waktu untuk melakukan tabayyun, karena satu minggu setelah itu beliau ditangkap, saya enggak bertemu lagi,” ujarnya.
Dalam sidang ini, Munarman didakwa menggerakkan orang lain untuk melakukan teror. Munarman juga disebut jaksa telah berbaiat ke pimpinan ISIS Abu Bakar Al Baghdadi.
Jaksa mengatakan perbuatan Munarman itu dilakukan di sejumlah tempat. Adapun tempatnya adalah Sekretariat FPI (Front Pembela Islam) Kota Makassar-Markas Daerah LPI (Laskar Pembela Islam), Pondok Pesantren Tahfizhul Qur’an Sudiang Makassar, dan di aula Pusbinsa kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Perbuatan Munarman itu dilakukan dalam kurun 2015. (R/R4/P1)
Baca Juga: Pemprov Sumbar Tangguhkan Pelajaran Tatap Muka, Terapkan PJJ Selama Tiga Hari
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: DMI Imbau Masjid di Sumatra Buka Layanan Darurat bagi Korban Banjir
















Mina Indonesia
Mina Arabic