MUI dan IARC Santuni 500 Anak Yatim dan Dhuafa

Jakarta, MINA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama Indonesian Association For Religions and Cultures-IARC (Perhimpunan Indonesia untuk Agama-agama dan Budaya) menggelar santunan kepada 500 anak yatim dan dhuafa se-Jabdetabek di masjid At-Tin, Taman Mini, Jakarta.

Acara santunan yang rutin diadakan setiap tahun itu dihadiri Ketua Bidang Luar Negeri MUI Pusat Muhyiddin Junaidi, Ketua Umum IARC Paiman Mak, Ketua Kamar Dagang dan Industri Tiongkok di Indonesia Gong Pencai, Wakil Ketua Pelaksanaan Harian Masjid Agung At-Tin Mustaghfirin dan Wakil Sekjen Lembaga Indonesia-Tionghoa (LIT) Eddy Effendi.

Dalam sambutannya Ketua Umum IARC Paiman Mak berharap kegiatan santunan tersebut dapat menumbuhkan keharmonisan dalam hubungan antarsesama warga negara dengan segala perbedaannya. Demikian keterangan tertulis diterima MINA, Ahad (26/5).

“Kami berharap dengan adanya kegiataan ini hubungan kita sesama warga negara Indonesia dengan segala perbedaannya, akan terus menumbuhkan keharmonisan, perdamaian, saling menghargai dan saling tolong, sehingga negara yang kita cintai ini selalu dalam kondisi aman, nyaman dan sejahtera bagi seluruh rakyat,” katanya.

“Harapan kami semoga apa yang telah kami lakukan dapat membantu dan membuat kegembiraan bagi anak-anak yatim piatu dan kaum dhuafa dalam menjalankan ibadah puasa di bulan suci yang sangat mulia ini dan juga dalam rangka menyambut hari rya Idul Fitri,”

Ditegaskannya, pemberian santunan kepada anak-anak yatim piatu dan kamu dhuafa di sekitar wilayah Jakarta itu telah dilaksanakan untuk kesekian kalinya di tempat yang sama serta atas dukungan dan bantuan dari MUI, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) At-Tin dan Kamar Dagang dan Industri Tiongkok di Indonesia yang bersedia mensponsori kegiatan tersebut. (L/R03/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)