MUI RINTIS WISATA HALAL DI SENGGIGI NTB

Pemandangan Pantai Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: fotowisata.com)
Pemandangan Pantai Senggigi, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: fotowisata.com)

Jakarta, 21 Syawwal 1435/17 Agustus 2014 (MINA) – Untuk mewujudkan Senggigi sebagai kawasan wisata halal, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menggiatkan sertifikasi halal bagi restoran dan hotel di kawasan tersebut.

Ketua MUI NTB, Prof. H. Syaiful Muslim menyatakan saat ini dari sekitar 45 hotel dan resto yang beroperasi di Senggigi, baru ada 10 resto yang telah bersertifikat halal.

“Selebihnya, kami sedang menggalakkan sosialisasi halal kepada para pelaku usaha di Lombok Barat khususnya untuk segera melakukan sertifikasi halal, agar Senggigi bisa menjadi kawasan wisata kelas dunia yang ramah terhadap wisatawan muslim,” kata Prof. H Syaiful Muslim di sela-sela Rapat Kerja Nasional MUI, di Jakarta beberapa waktu lalu sebagaimana rilis pers Halal MUI yang diterima Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Kawasan wisata Senggigi yang berlokasi di Lombok Barat, NTB, selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan wisata favorit, baik bagi wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Pantai Senggigi merupakan salah satu tujuan wisata favorit di Pulau Lombok. Pantai yang membentang lurus sepanjang 10 kilometer ini menjadi gambaran keindahan Pulalu Lombok.

Mengingat pengunjung di kawasan tersebut sebagian besar merupakan wisatawan muslim, maka sangatlah penting untuk menjadikan Senggigi sebagai kawasan wisata halal, yakni sebuah kawasan wisata yang ramah terhadap wisatawan muslim.

Syaiful mengatakan, mengingat sertifikasi halal untuk resto dan hotel di Lombok Barat merupakan langkah perintisan, pihaknya berharap agar pihak-pihak terkait dengan pariwisata Senggigi, seperti Pemerintah Kabupaten, asosiasi pariwisata dan pengelola hotel dan restoran, dapat turut berpartisipasi.

“Sejauh ini sudah ada komitmen dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat mengenai program ini,” tukasnya. (T/P02/P04)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0