MUNAS MUI IX ANGKAT TEMA ISLAM BERKEADILAN DAN BERKEADABAN

wasekjen mui
Wakil Sekjen MUI, Noor Achmad (Tv MUI)

Surabaya, 9 Dzulqa’dah 1436/24 Agustus 2015 (MINA) – Musyawarah Nasional Majelis Ulama Indonesia (MUI) IX yang diselenggarakan di Surabaya, 24-27 Agustus 2015 mengangkat tema mengenai Islam wasathiyah untuk Indonesia dan dunia yang berkeadilan dan berkeadaban yakni Islam berwajah moderat, toleran, dan proporsional, kata Wakil Sekretaris Jenderal  MUI, Noor Achmad mengatakan.

Noor Achmad menjelaskan, dengan mengangkat tema tersebut diharapkan umat Islam tidak mudah saling mengkafirkan atau meliberalkan.

“Islam yang toleran dan moderat adalah Islam Sunni. Hal itu sesuai dengan deklarasi dan pedoman dasar MUI,” kata Noor Achmad. Demikian keterangan Press MUI Pusat diberitakan Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Senin.

Tema tersebut mempunyai makna yang cukup besar karena tidak semata-mata metode berpikir tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan. “Saat ini, Islam moderat menjadi trending topic di dunia”.

Munas itu diikuti oleh seluruh pengurus MUI dari seluruh Tanah Air. Pada Munas tersebut juga dilakukan pemilihan Ketua Umum MUI.

“Kami yakin pemilihan ketua umum akan berlangsung adem-ayem, katanya. Munas kali ini merupakan pertama kalinya dilangsungkan di luar Jakarta.

Disinggung mengenai banyaknya kritikan yang ditujukan kepada MUI terkait fatwa, dia menjelaskan selama ini pengurus MUI saat ini telah bekerja keras sesuai dengan tugas pokok.

“MUI merupakan wadah para cendikiawan. Kalau ada yang tidak senang dan mengkritik merupakan hal yang wajar. Sampai saat ini, saya tidak melihat reputasi MUI menurun tetapi malah menanjak karena banyak persoalan umat yang dibahas”.

Pelaksanaan Munas IX MUI diselenggarakan di Hotel Garden Palace Surabaya, Jalan Yos Sudarso pada 24-27 Agustus 2015, dengan agenda utama memilih pengurus dan ketua umum periode lima tahun ke depan.

Presiden RI Joko Widodo dijadwalkan membuka secara langsung pelaksanaannya di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Selasa, 25 Agustus 2015. (T/P002/P4)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0