FENOMENA kabut tebal di akhir zaman merupakan salah satu tanda besar menjelang kiamat yang disebutkan dalam hadits dan tafsir Al-Qur’an. Kabut ini dikenal sebagai Dukhān, yang dalam bahasa Arab berarti asap atau kabut tebal. Kejadian ini akan menjadi salah satu bentuk azab yang Allah turunkan kepada manusia sebagai peringatan terakhir sebelum datangnya hari kiamat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an, “Maka tunggulah pada hari ketika langit membawa kabut yang nyata, yang meliputi manusia. Inilah azab yang pedih.” (Qs. Ad-Dukhān: 10-11).
Ayat ini menjelaskan bahwa kabut tebal tersebut akan meliputi manusia dan menyebabkan penderitaan yang luar biasa bagi mereka yang durhaka kepada Allah.
Para ulama berbeda pendapat tentang makna Dukhān ini. Sebagian berpendapat bahwa kabut ini telah terjadi pada masa Rasulullah SAW sebagai bentuk ujian bagi orang-orang Quraisy. Namun, sebagian besar ulama meyakini bahwa kabut ini adalah tanda besar kiamat yang belum terjadi dan akan datang di akhir zaman.
Hadits dari Abu Hurairah RA menyebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya kiamat tidak akan terjadi hingga kalian melihat sepuluh tanda…” Salah satu tanda yang disebutkan dalam hadits tersebut adalah munculnya Dukhān. (HR. Muslim). Ini menunjukkan bahwa kabut tersebut akan menjadi peristiwa besar yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Baca Juga: Keluarnya Binatang dari Perut Bumi: Tanda Besar Akhir Zaman
Menurut tafsir Ibn Katsir, Dukhān akan berlangsung selama 40 hari dan 40 malam, menyelimuti seluruh dunia. Orang-orang beriman hanya akan terkena dampak ringan, seperti flu ringan atau sesak napas, sementara orang-orang kafir akan mengalami penderitaan hebat, seperti sesak nafas yang parah dan kehilangan kesadaran.
Dampak dari kabut tebal ini akan sangat besar. Selain mengurangi jarak pandang, kabut ini akan menyebabkan penyakit pernapasan, gagal panen akibat berkurangnya sinar matahari, dan menimbulkan ketakutan yang luar biasa di tengah umat manusia.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga mengisyaratkan bahwa kabut ini akan menjadi salah satu bentuk penyucian bagi umat Islam yang tersisa di akhir zaman. Orang-orang beriman akan diuji dengan kesulitan, sementara orang-orang yang durhaka akan semakin merasakan penderitaan akibat dosa-dosa mereka.
Munculnya Dukhān juga akan menjadi salah satu pertanda bahwa dunia sudah semakin mendekati kehancurannya. Setelah peristiwa ini, tanda-tanda besar lainnya seperti munculnya Dajjal, turunnya Nabi Isa AS, dan keluarnya Ya’juj dan Ma’juj akan segera menyusul.
Baca Juga: Mudik Simbol Kebersamaan
Dalam kajian ilmiah, fenomena Dukhān juga bisa dikaitkan dengan bencana alam atau aktivitas manusia, seperti polusi ekstrem, letusan gunung berapi besar, atau perang nuklir yang menyebabkan asap tebal menyelimuti bumi. Namun, peristiwa Dukhān yang disebut dalam Al-Qur’an dan hadits adalah kejadian luar biasa yang akan terjadi atas kehendak Allah SWT.
Oleh karena itu, umat Islam harus mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal shaleh dan meningkatkan keimanan agar selamat dari azab yang akan datang. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan bahwa salah satu cara melindungi diri dari fitnah akhir zaman adalah dengan memperbanyak doa dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Selain itu, penting bagi setiap Muslim untuk selalu mengikuti ajaran Islam secara kaffah (menyeluruh) agar tetap teguh dalam menghadapi berbagai ujian. Kejadian Dukhān akan menjadi pengingat terakhir sebelum datangnya kiamat, sehingga kita harus memanfaatkan waktu yang tersisa untuk bertobat dan memperbaiki diri.
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam juga menegaskan bahwa orang-orang yang istiqamah dalam keimanan akan diberikan perlindungan oleh Allah. Oleh sebab itu, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, dan menjauhi maksiat menjadi langkah utama untuk menghadapi berbagai peristiwa besar di akhir zaman.
Baca Juga: Dakwah yang Menggugah: Ketika Etika dan Adab Menjadi Kunci Keberhasilan
Bagi orang-orang yang lalai dan enggan bertobat, Dukhān akan menjadi salah satu azab yang menyakitkan. Allah memberikan kesempatan kepada setiap hamba-Nya untuk kembali kepada-Nya sebelum terlambat. Namun, ketika peringatan ini datang, pintu taubat akan semakin menyempit, dan banyak orang akan menyesal saat sudah tidak ada kesempatan lagi.
Kesimpulannya, Dukhān atau kabut tebal adalah salah satu tanda besar kiamat yang akan terjadi di akhir zaman. Peristiwa ini akan menjadi bentuk peringatan terakhir bagi manusia sebelum datangnya hari kiamat. Sebagai seorang Muslim, kita harus senantiasa mempersiapkan diri dengan meningkatkan ketakwaan, memperbanyak ibadah, dan menjauhi kemaksiatan agar selamat dari berbagai fitnah yang akan datang.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Tunaikan Zakat Fitrah, Penyempurna Puasa Ramadhan