Mutfi Oman Puji “Ketenangan” Haniyeh dalam Menerima Kabar Syahid Putra dan Cucunya 

Mufti Kesultanan Oman, Ahmed Al-Khalili. (Sumber: Qudspress)

Muscat, MINA – Mufti Kesultanan Oman, Ahmed Al-Khalili memuji reaksi “ketenangan” Kepala Biro Politik gerakan Hamas, Ismail Haniyeh, usai menerima kabar syahid tiga putranya dan empat cucunya ketika pasukan pendudukan Israel menargetkan mobil yang mengangkut mereka di Gaza.

“Pada kesempatan kesyahidan sejumlah pemuda tercinta perlawanan Palestina, termasuk putra dan cucu pemimpin Palestina, Biro politik Hamas, Komandan Ismail Haniyeh, semoga Tuhan mendukungnya, dan ketenangan, keterbukaan pikiran, dan keimanan tulus yang dia tunjukkan,” kata Al-Khalili dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan di halamannya di platform “X”.

“Sesuai dengan kehendak Tuhan Yang Maha Esa dan kepuasan atas segala sesuatu yang takdir ilahi, kami sampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga para syuhada dan kepada seluruh rakyat Palestina atas alasan kebaikan dan kesabaran yang telah Allah Subhanallah wa Ta’ala (SWT) kumpulkan untuk mereka,” tambah Al-Khalili.

Baca Juga:  Iran Rilis Laporan Pertama Jatuhnya Helikopter Presiden

Al-Khalili mendoakan rakyat Palestina, “semoga Allah membalas mereka dengan kebaikan yang besar, dan membalas mereka dengan berlimpah, dan mempercepat, melalui tangan mereka yang diberkati, pembebasan Masjid Al-Aqsa yang diberkati dan setiap inci tanah suci Palestina yang diduduki, dan untuk menerima orang-orang yang syahid, menutupi mereka dengan rahmat-Nya, dan mendiami mereka dalam kelapangan surga-Nya. Kepunyaan Allah apa yang Dia ambil dan apa yang Dia berikan, dan tidak ada sesuatu pun yang menyusul kecuali kesabaran.”

Gerakan Hamas berduka atas syahidnya tiga putra Kepala Biro Politik gerakan tersebut, yang menjadi syahid pada hari Rabu (1/4) saat hari Idul Fitri, serta dua cucunya.

Gerakan tersebut menyatakan bahwa Hazem, Muhammad, dan Amir Ismail Haniyeh, selain Khaled dan Razan, putra Muhammad Haniyeh, tewas dalam pengeboman yang menargetkan sebuah mobil di kamp sebelah barat Gaza.

Baca Juga:  Organisasi HAM Minta Biden Hormati Independensi ICC

Untuk hari ke-189 berturut-turut, tentara pendudukan Israel melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza, dengan dukungan Amerika dan Eropa, ketika pesawat-pesawatnya mengebom sekitar rumah sakit, gedung, menara, dan rumah-rumah warga sipil Palestina, menghancurkannya di atas kepala. penduduknya, dan mencegah masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Agresi pendudukan yang berkelanjutan terhadap Gaza menyebabkan kematian 33.545 warga syahid dan melukai 76,94 orang, selain itu sekitar 85% penduduk Jalur Gaza harus mengungsi, menurut otoritas Gaza dan badan serta organisasi internasional. (T/R/RI-1)

Mi’raj News Agency (MINA)