Negara-Negara Muslim Protes India atas Pernyataan Hina Nabi Muhammad

Doha, MINA – Reaksi internasional meningkat terhadap India setelah seorang pejabat partai yang berkuasa di negara itu membuat komentar Islamofobia dalam debat di tayangan televisi.

Qatar dan beberapa negara Muslim lainnya mengajukan protes resmi terhadap New Delhi dan menuntut permintaan maaf publik.

Setidaknya lima negara Arab, telah mengajukan protes resmi terhadap India, demikian juga Pakistan serta Afghanistan bereaksi keras pada Senin (6/6) atas komentar yang dibuat oleh dua anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi, Al Jazeera melaporkan.

Protes dan kemarahan telah tersebar di media sosial, dan seruan untuk memboikot barang-barang India telah muncul di beberapa negara Arab.

Baca Juga:  UEA Alokasikan $70 Juta untuk Aksi Kemanusiaan PBB di Sudan

Al Jazeera TV pada Senin (6/6) melaporkan bahwa produk India telah dikeluarkan dari rak di beberapa toko di Kuwait.

Kritik dari negara-negara Muslim sangat keras, menunjukkan bahwa menghina Nabi Muhammad adalah garis merah.

Kemarahan meningkat sejak pekan lalu setelah dua anggota BJP – juru bicara nasional Nupur Sharma dan staf BJP Delhi Naveen Jindal – membuat pernyataan yang dianggap menghina Nabi Muhammad dan istrinya Aisyah.

Partai Modi tidak mengambil tindakan terhadap mereka sampai hari Ahad (5/6) ketika protes suara kemarahan diplomatik dimulai dengan Qatar dan Kuwait, yang memanggil Duta Besar India mereka untuk menyampaikan protes.

Dalam sebuah pernyataan, Menteri Luar Negeri Qatar Soltan bin Saad Al-Muraikhi mengatakan “pernyataan menghina ini akan mengarah pada hasutan kebencian agama, dan menyinggung lebih dari dua miliar Muslim di seluruh dunia”.

Baca Juga:  Idul Adha di Cox’s Bazar: Derita dan Harapan Pengungsi Rohingya

Baru-baru ini, ketegangan agama meningkat di India setelah beberapa kelompok Hindu pergi ke pengadilan di kota utara Varanasi untuk mencabut izin beribadah di sebuah masjid abad ke-17, mengklaim bahwa masjid itu dibangun dengan menghancurkan sebuah kuil.

Para kritikus mengatakan ketegangan ini semakin diperparah oleh pembawa acara saluran TV India dalam debat baru-baru ini. Sharma dari BJP telah membuat komentar terhadap Nabi Muhammad dalam salah satu debat tersebut.

Sementara BJP pada Ahad menonaktifkan Sharma dari partai sambil menjauhkan diri partai dari pernyataan ofensifnya.

Partai tersebut (BJP) juga memecat Naveen Kumar Jindal, yang mengepalai media Delhi, dari partai tersebut, setelah ia diduga mengunggah tweet tentang Nabi Muhammad, tetapi kemudian menghapusnya. (T/R6/P1)

Baca Juga:  Dampak Buruk Judi Online

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: siti aisyah

Editor: Ismet Rauf