Netanyahu: Normalisasi Israel-Saudi akan Akhiri Konflik di Palestina

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: Anadolu Agency)

Tel Aviv, MINA – Perdana Menteri Israel mengklaim, antara Israel dan akan mengakhiri konflik dengan Palestina dan dunia Arab yang lebih luas.

Berbicara di Hartog National Security Conference di Tel Aviv Selasa (21/2) malam, Netanyahu menyatakan “Jika kita berada di atas angin, saya pikir kita dapat memperluas lingkaran perdamaian dan jika kita memperluas lingkaran perdamaian ke Arab Saudi, saya pikir kita melakukannya akan benar-benar mengakhiri konflik ”. Middle East Monitor meaporkan, Rabu (22/2).

Netanyahu mengaitkan normalisasi dengan Kerajaan dengan memerangi Iran dan pengaruhnya di wilayah tersebut, yang diidentifikasi Israel sebagai penyebab bersama yang menyatukannya dengan dunia Arab yang lebih luas.

Sementara , seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, Sudan, dan Maroko telah mengakui Israel dan menormalisasi hubungan selama beberapa tahun terakhir dalam Abraham Accord, perjanjian yang menurut Netanyahu mencapai “perdamaian”.

Namun pada kenyataannya, justru agresi mereka kepada rakyat Palestina semakin brutal, terutama akhir-akhir ini di berbagai wilayah Palstina. Tidak segan-segan mereka menangkap dan menembak warga Palestina.

Kerajaan mempertahankan posisi resminya tidak akan menormalkan hubungan dengan Tel Aviv. (T/R7/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: sri astuti

Editor: Widi Kusnadi

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.