Muscat, MINA – Oman menolak untuk membuka wilayah udaranya untuk penerbangan komersial Israel, sebuah surat kabar Israel mengungkapkan pada hari Kamis (20/10).
Yedioth Ahronoth menegaskan, maskapai penerbangan Israel telah mengalami hambatan tak terduga dalam pencarian mereka untuk rute langsung ke Asia melintasi Semenanjung Arab setelah Oman menolak untuk membuka wilayah udaranya kepada mereka, demikian dikutip dari Palinfo.
Menurut laporan itu, Oman memutuskan menutup wilayah udaranya untuk penerbangan Israel, sepekan setelah kepala eksekutif maskapai Israel El Al, Dina Ben-Tal, mengatakan bahwa Tel Aviv akan menerima izin resmi dari Muscat untuk menggunakan wilayah udaranya.
Namun, Muscat dilaporkan menolak membuka wilayah udaranya untuk penerbangan komersial Israel. (T/R7/P2)
Baca Juga: Karyawan Microsoft Sebut Perusahannya Dukung Israel Lakukan Genosida di Gaza
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Peringati Hari Tanah Palestina, Parlemen Brasil Dedikasikan Sesi Resmi untuk Palestina