Padati Masjid Hagia Sophia, Puluhan Ribu Massa Tuntut Hentikan Genosida

Puluhan ribu masa memadati halaman Masjid Hagia Sophia, Istanbul, Turkiye pada Ahad (20/4) melakukan aksi unjuk rasa mendesak Israel untuk segera menghentikan Genosida di Gaza. (Foto: Nurhadis/MINA)

Istanbul, MINA – Puluhan ribu massa memadati halaman Masjid Hagia Sophia Istanbul Turkiye untuk kembali berunjuk rasa menuntut Israel menghentikan genosida di Gaza Palestina.

Wartawan MINA Nurhadis, Ahad (20/4), melaporkan dari Istanbul bahwa massa membawa bendera Palestina dan juga poster-poster dukungan terhadap Gaza, Palestina.

“Beberapa poster di antaranya bertuliskan ‘stop genosida dan buka blokade Gaza’,” lapornya.

Aksi massa berkumpul di Grand Bazaar sebelum melakukan longmarch menuju halaman Masjid Hagia Sophia kurang lebih sejauh 1 km.

Masa juga menutup jalan sehingga mengakibatkan transportasi umum kereta dari Grand Bazaar menuju Hagia Sophia berhenti selama 3 jam.

Ikut bergabung dalam aksi ini ratusan aktivis dari berbagai negara yang akan mengikuti Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang akan berlayar melalui laut Mediterania untuk menembus blokade Gaza.

Baca Juga:  Dua Drone Irak Targetkan Komplek Zionis di Palestina

Freedom Flotilla yang seharusnya berlayar hari ini Ahad (21/4), ditunda hingga Rabu (24/4) karena beberapa alasan. Panitia mengatakan, ada beberapa persiapan teknis di kapal yang harus diselesaikan terlebih dahulu.

“Selain alasan teknis, panitia juga mengatakan hingga saat ini belum mendapatkan lampu hijau dari pemerintah Turkiye untuk armada ini dapat berlayar,” katanya.

Salah seorang peserta aksi  bernama Michael Jacobsen yang merupakan pensiunan tentara Amerika dan veteran perang Vietnam menegaskan, masyarakat dunia harus memutuskan hubungan dengan Israel dan negara-negara yang mendukung Israel, termasuk Amerika Serikat.

“Israel harus menghentikan genosidanya di Gaza, dan segera membuka blokade sehingga bantuan bisa masuk ke Gaza,” tegasnya.

Baca Juga:  Khutbah Idul Adha: Teladan Nabi Ibrahim dan Kesatuan Umat

Sementara salah seorang panitia pengarah FFC, Ann Wright, dalam orasinya meminta pemerintah Turkiye untuk mengizinkan segera armada FFC dapat segera berlayar menembus blokade Gaza.

Aksi juga diikuti aktivis dari Indonesia, di antaranya dari lembaga Aqsa Working Group (AWG), Maemuna Center (Mae-C) dan Taqwa Squad yang juga akan ikut berpartisipasi dalam pelayaran menembus blokade Gaza melalui Freedom Flotilla. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: hadist

Editor: Rudi Hendrik