Pakistan Kecam Pembunuhan Empat Warga Kashmir

Islamabad, MINA – Pakistan pada hari Jumat (20/11) mengecam keras pembunuhan empat warga Kashmir oleh pasukan keamanan India.

“Pakistan mengecam keras pembunuhan ekstra-yudisial terhadap empat warga Kashmir yang tidak bersalah dalam pertemuan palsu di luar kota Jammu oleh pasukan pendudukan India di Jammu dan Kashmir yang Diduduki Secara Ilegal (IIOJK),” kata Kementerian Luar Negeri Pakistan, Anadolu Agency.

Pasukan India mengatakan mereka membunuh militan dalam baku tembak di Jalan Raya Nasional Jammu-Srinagar.

kementerian itu mengatakan, selama setahun terakhir lebih dari 300 warga Kashmir termasuk wanita dan anak-anak dibunuh oleh pasukan India. Kementerian menyerukan penyelidikan independen atas “pembunuhan di luar hukum”.

Sementara itu, Perdana Menteri India Narendra Modi memuji pasukan keamanannya atas “keberanian dan profesionalisme” mereka.

“Menetralkan 4 teroris yang tergabung dalam organisasi teroris yang berbasis di Pakistan Jaish-e-Mohammed dan kehadiran senjata dan bahan peledak dalam jumlah besar dengan mereka menunjukkan bahwa upaya mereka untuk mendatangkan malapetaka besar dan kehancuran sekali lagi telah digagalkan,” kata Modi dalam twetnya.

“Pasukan keamanan kami sekali lagi menunjukkan keberanian dan profesionalisme yang paling tinggi. Berkat kewaspadaan mereka,” tambahnya.

Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas Muslim dikuasai oleh India dan Pakistan sebagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sebagian kecil Kashmir juga dikuasai oleh China.

Sejak mereka dipecah pada tahun 1947, New Delhi dan Islamabad telah berperang tiga kali, pada tahun 1948, 1965 dan 1971, dua di antaranya memperebutkan Kashmir.

Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan pemerintahan India untuk kemerdekaan atau untuk penyatuan dengan tetangganya, Pakistan.

Menurut beberapa organisasi hak asasi manusia, ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik di wilayah itu sejak 1989. (T/R7/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)