YARMOUK-CAMP4-300x169.jpg" alt="Salah satu titik di yarmouk/">Kamp Yarmouk, Damaskus, Suriah. (Foto: AFP)" width="300" height="169" /> Salah satu titik di yarmouk/">Kamp Yarmouk, Damaskus, Suriah. (Foto: AFP)
Damaskus, 21 Jumadil Akhir 1436/10 April 2015 (MINA) – Komite Internasional Palang Merah (ICRC) menyerukan dibukannya akses langsung ke Kamp Pengungsian Palestina di Yarmouk, selatan Damaskus, Suriah.
yarmouk/">Kamp Yarmouk masih menampung 18.000 penduduk yang terjebak dalam pertempuran, sebagian besar wilayah distrik itu kini dikuasai oleh Islamic State atau ISIS.
ICRC mengatakan, perawatan medis darurat sangat dibutuhkan di yarmouk/">Kamp Yarmouk. ICRC tidak memiliki akses ke Yarmouk sejak Oktober 2014, Al-Arabiya yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), melaporkan.
“ICRC menyerukan semua yang terlibat dalam pertempuran untuk memungkinkan adanya akses langsung tanpa hambatan bagi bantuan kemanusiaan yang mendesak dan memungkinkan warga sipil mengungsi ke daerah yang lebih aman kapan saja,” katanya dalam sebuah pernyataan.
Baca Juga: Pemerintah Suriah Desak Dunia Internasional Hentikan Serangan Israel
“Orang-orang sudah lelah dengan konflik yang berbulan-bulan dan kekurangan makanan, air dan obat-obatan, mereka membutuhkan bantuan mendesak,” kata Marianne Gasser, Kepala Delegasi ICRC di Suriah.
ISIS menguasai sebagian besar Yarmouk di mana tentara Suriah mengepung distrik itu.
Beberapa keluarga Yarmuk berhasil melarikan diri dari Yarmouk ke distrik terdekat Yelda, seiring Bulan Sabit Merah telah menyampaikan 9.500 paket makanan kepada penduduk Yelda.
“Kita tidak bisa berdiri dan menonton pembantaian,” kata Sekjen PBB Ban Ki-moon dalam pernyataannya. (T/P001/R05)
Baca Juga: Sembilan Warga Sipil Syahid oleh Serangan Udara Israel di Suriah
Mi’raj Islamic News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB Sambut Baik Pemerintahan Baru Suriah