Palestina Desak OKI Bentuk Front Internasional Lawan Kejahatan Perang Israel

Ramallah, MINA – Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina Riyad Al-Maliki, Ahad (16/5), mendesak negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk membentuk front internasional guna melawan kejahatan perang Israel yang sedang berlangsung terhadap rakyat Palestina.

Berbicara sebelum pertemuan darurat komite eksekutif tingkat Menlu OKI, Al-Maliki, mengatakan front ini diharapkan akan mengupayakan tindakan terhadap kejahatan perang Israel di Dewan Keamanan PBB, Majelis Umum PBB, Dewan HAM, dan Mahkamah Internasional. Kantor Berita Palestina Wafa melaporkan.

Dia menekankan pentingnya membentuk front ini untuk meminta pertanggungjawaban otoritas pendudukan Israel, menjatuhkan sanksi ekonomi dan politik, dan menghadapi pihak mana pun yang mendukung kejahatan perang Israel.

Dia juga menegaskan, pertanggungjawaban Israel akan termasuk menuntut implementasi komitmen dan resolusi PBB, yang terbaru adalah Resolusi Dewan Keamanan 2334, dan segera melarang proyek perusahaan-perusahaan yang bekerja dengan permukiman ilegal Israel.

“Kami terbuka untuk bekerja dengan Anda dan komunitas internasional untuk mendukung ketabahan rakyat kami, menggagalkan konspirasi untuk merongrong hak-hak mereka, dan mengaktifkan keputusan PBB, keputusan OKI, serta aksi bersama melalui para duta besar organisasi (OKI),” kata al-Maliki.

Lebih lanjut dia menekankan perlunya tindakan cepat Kerajaan Maroko  mengaktifkan Komite Yerusalem OKI untuk mendukung dan melindungi Yerusalem dalam agresi Israel terang-terangan, yang menjadi alasan didirikannya OKI dan Komite Yerusalem.

Komite Eksekutif OKI melakukan sidang darurat secara virtual padai tingkat menteri luar negeri, Ahad pukul 12:00 waktu setempat, terutama sekali untuk membahas peristiwa berdarah dan serangan Israel di wilayah Palestina, khususnya di Al -Quds Al-Sharif (Yerusalem), serta tindakan Israel di sekitar Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.(T/R1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)