Palestina Minta Spanyol Akui Negara Palestina 

Munich, MINA – Palestina meminta Spanyol untuk dapat berperan menghentikan status quo dan mengakui negara Palestina untuk menjaga peluang terwujudnya solusi dua negara agar tidak terkikis oleh rencana Israel mencaplok semua pemukiman di wilayah Palestina.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Palestina Mohammed Shtayyeh dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Spanyol yang baru diangkat Arancha Gonzalez Laya, di sela-sela Konferensi Keamanan Munich ke-56 (MSC), Sabtu (15/2).

Shtayyeh mengatakan, Konferensi Madrid tahun 1991 adalah contoh untuk membangun perdamaian. Laporan WAFA menyebutkan.

“Kami ingin konferensi internasional yang mirip dengan konferensi perdamaian Madrid, dipimpin Kuartet internasional dan negara-negara lain berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB sebagai alternatif nyata dan serius menghadapi rencana AS,” ujarnya.

Keduanya juga membahas strategi internasional dan Eropa untuk menyelesaikan konflik dan mencapai solusi yang adil, komprehensif dan langgeng untuk masalah Palestina sesuai dengan kerangka acuan internasional dan resolusi PBB. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)