Palestina Sambut Baik Temuan PBB tentang Pembunuhan Shireen Abu-Akleh

Ramallah, MINA – Negara Palestina menyambut baik temuan independen Kantor Hak Asasi Manusia PBB tentang pembunuhan yang dilakukan Israel  terhadap jurnalis veteran Palestina Shireen Abu-Akleh.

“PBB menjadikan temuan Jaksa Agung Negara Palestina yang secara meyakinkan menemukan bahwa Israel sengaja menargetkan wartawan Palestina, membunuh Shireen Abu-Akleh dan melukai Ali Sammoudi pada 11 Mei 2022,” kata Kementerian Luar Negeri dalam sebuah pernyataan, Wafa melaporkan.

“Pembunuhan Israel atas Shireen Abu-Akleh adalah fakta yang pasti. Keadaan di sekitar pembunuhannya jelas,” tambah pernyataan itu. “Hari ini, Kantor Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa menegaskan kembali, mirip dengan penyelidikan lainnya sebelumnya, termasuk oleh Bellingcat, CNN, Washington Post, Aljazeera, dan New York Times, apa yang disimpulkan oleh saksi mata dan penyelidikan resmi Palestina: seorang tentara Israel dengan sengaja membunuh Shireen.”

Kementerian menunjukkan bahwa “Kebijakan dan praktik kriminal Israel yang melanggar hukum internasional dan sengaja dirancang untuk menargetkan warga sipil, telah membunuh Shireen. Kejahatan Israel terhadap rakyat Palestina disebabkan bukan karena penyimpangan dari kebijakan Israel tetapi justru karena kebijakan kriminal itu sendiri.”

Menurut pernyataan itu, Amerika Serikat juga memiliki kewajiban untuk mengejar keadilan bagi Shireen yang adalah warga negara Amerika Serikat.

“Kami juga berharap Jaksa ICC akan melaksanakan mandatnya secara profesional dan independen, termasuk penyelidikannya terhadap situasi di Palestina. Tidak ada alasan untuk tidak bertindak,” tegas Kementerian. (T/RI-1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

=====
Dapatkan berita pilihan dan info khusus terkait dengan Palestina dan Dunia Islam setiap hari. Yuks bergabung di Grup Telegram "Official Broadcast MINA", caranya klik link https://t.me/kbminaofficial, kemudian join. Jangan lupa juga ikuti berita terkini dari MINANEWS di Google News, klik di sini.