Palestina Sepakati Kerjasama dengan Ekuador

Margarita, Venezuela, 15 Dzulhijjah 1437/17 September 2016 (MINA) – Palestina menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Ekuador, di sela-sela pertemuan Gerakan Non-Blok ke-17 di Pulau Margarita, Venezuaela, Jumat (16/9).

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad Al-Maliki menandatangani kesepakatan itu bersama Menlu Ekuador Guillaume Jean Sebastien Long, memperkuat kerjasama bilateral antara kedua belah pihak di berbagai bidang, termasuk bantuan hukum, dukungan teknis dan berbagi pengalaman, menurut Kementerian Luar Negeri Palestina.

Kantor Berita Islam MINA (Mi’raj Islamic News Agency) dari sumber Ma’an News Arabic menyebutkan, pertemuan juga menyepakati rencana kunjungan Menlu Ekuador ke Palestina untuk tindak lanjut pembentukan komite kerjasama. Namun waktu belum ditentukan.

Ekuador adalah Ketua Kelompok 77 (G-77), sebuah organisasi negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin, yang didirikan oleh 77 negara, 15 Juni tahun 1964.

Kelompok 77 merupakan forum dengan tujuan utama mendorong kerjasama internasional di bidang pembangunan, dan saat ini beranggotakan 133 negara.

Menlu Ekuador Guillaume Long menyatakan apresiasi terhadap Palestina untuk perannya dalam mengirimkan delegasi pertolongan medis saat gempa di negaranya baru-baru ini.

“Kita menekankan persahabatan yang kuat untuk hubungan kedua negara,” ujarnya.

Pada kesempatan lain, Menlu Palestina Al-Maliki bertemu dengan rekannya Menlu Korea Utara Ri Yong Ho, dan membahas perkembangan politik di Palestina dan wilayah regional serta beberapa upaya untuk memperkuat kerjasama bilateral kedua negara.

Menlu Al-Maliki mengajukan kepada Korea Utara, aspirasi Palestina untuk menandatangani sejumlah perjanjian bilateral kedua bangsa. Sementara Menlu Korea Utara menegaskan solidaritas penuh negaranya terhadap orang-orang, pemerintah dan pemimpin Palestina, dan mengundang Al-Maliki untuk mengunjungi Pyongyang. (T/P4/R02)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)