Palestina Tolak Proposal Taman di Yerusalem Buatan Israel

Ramallah, MINA – Otoritas Palestina melalui Kementerian Luar Negerinya menolak serta mengecam skema yang diusulkan pada hari Kamis (18/3) untuk membangun taman botani besar di atap pasar bersejarah di kawasan Kota Tua Yerusalem.

PA mengatakan hal itu sebagai bagian dari “perang Yudaisasi” Israel melawan Yerusalem, warga dan kesuciannya, MEMO melaporkan.

“Mengubah tampilan atap pasar bukan hanya kejahatan menurut hukum internasional, dan tidak menghormati resolusi PBB, tetapi juga mengejek masyarakat internasional dan legitimasinya,” ujar Kementrian tersebut.

Kementrian mengatakan, proyek tersebut, akan mengubah tampilan kawasan bersejarah dan memalsukan landmark kota.

Pada hari Rabu (17/3), pemerintah kota Yerusalem yang dikelola Israel mengumumkan proyek untuk membangun taman botani bagi pemukim Yahudi di atap pasar bersejarah di kota yang diduduki yang diklaim Israel sebagai ibukotanya. Aneksasi Israel atas Yerusalem adalah ilegal menurut hukum internasional.

Proyek ini diusulkan oleh Ronen Harari, seorang pengusaha Yahudi dari Kanada, yang akan membiayai proyek USD 4,5 juta. (T/R7/P2)

 

Mi’raj News Agency (MINA)