Panglima TNI: Sinergitas TNI-Polri Jaga Keutuhan NKRI

Manokwari, MINA – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan pengarahan kepada ratusan Prajurit TNI-Polri di wilayah Manokwari, bertempat di Aula Markas Kodam XVIII/Kasuari, Papua Barat, Selasa (3/9).

Hadi dalam keterangannya yang diterima MINA, meminta seluruh jajaran Komandan/Kepala Satuan TNI-Polri di wilayah Manokwari yang telah melaksanakan tugas dengan baik untuk tetap menjaga sinergitas antara TNI dan Polri di lapangan.

“Tetap jaga sinergitas TNI-Polri untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang kita cintai bersama,” kata Hadi.

Kedatangan dua pucuk pimpinan TNI dan Polri itu yang akan berkantor di Markas Kodam XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, selama sepekan itu adalah untuk memantau dari jarak lebih dekat secara fisik karena akan sangat memudahkan dalam proses pengambilan keputusan.

Ketegangan di Papua dan Papua Barat diketahui sempat meningkat pekan lalu. Aksi unjuk rasa pada Kamis (29/8), menimbulkan kerusakan material di berbagai tempat dari Sentani, Abepura, Kotaraja hingga Jayapura.

Massa pengunjuk rasa sempat membakar beberapa gedung dan pertokoan sepanjang Abepura, Entrop, dan Jayapura.

Bangunan Kantor Telkomsel dan Pos Jayapura, Kantor Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua, RS Provita Jayapura, Mal Jayapura, dan pertokoan yang berada di sekitarnya juga dilempari dan dirusak massa pengunjuk rasa.

Hadi mengatakan, sinergitas TNI-Polri merupakan obat ampuh untuk menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). TNI dan Polri menjaga stabilitas keamanan, baik secara lokal maupun nasional.

“Rakyat dapat merasakan tidur dengan nyenyak ketika TNI-Polri menjaga stabilitas keamanan, baik di kota-kota besar sampai dengan kampung-kampung dan desa-desa terpencil,” ujarnya.

Tak lupa, Hadi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh Prajurit TNI-Polri yang telah menunjukkan dharma baktinya kepada negara, sehingga sampai saat ini stabilitas keamanan di wilayah Papua Barat bisa terjaga dengan baik.

“Saya memahami bahwa tugas yang diberikan cukup berat, namun dengan hati yang tulus dan ikhlas semuanya bisa dilaksanakan dengan baik tanpa adanya halangan,” katanya. (L/R06/R01)

Mi’raj News Agency (MINA)