PARA PEJABAT AS TERPECAH SOAL USULAN PALESTINA KE DK PBB

Menlu AS. (Foto: TDN)
Menlu AS John Kerry (dua dari kanan). (Foto: TDN)

Washington, 23 Shafar 1436/16 Desember 2014 (MINA) – Para pejabat senior Amerika Serikat (AS) gagal mencapai kesepakatan tentang bagaimana pemerintah AS harus bereaksi mengenai usulan Otoritas Palestina ke DK PBB menyerukan waktu yang akan ditetapkan untuk penarikan mundur Israel dari wilayah Palestina yang diduduki sejak tahun 1967.

Para pejabat Gedung Putih menyebutkan, bahwa Menteri Luar Negeri AS John Kerry telah mengatakan, AS harus melakukan upaya untuk menunda rencana Palestina dan inisiatif Perancis dalam hal ini, hingga deilakukannya Pemilu Israel dilaksanakan.

“Meningkatnya kekerasan di wilayah ini adalah alasan lain untuk menunda rencana Palestina,” kata Kerry.

Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional AS, Susan Rice mendukung gagasan melakukan pembicaraan Amerika-Perancis pada masalah itu untuk melihat apakah mungkin mencapai solusi moderat untuk pengajuan Palestina itu.

Di sisi lain, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengadakan pertemuan tiga jam dengan Kerry di Roma Senin (15/12). Dia mengharapkan untuk meminta AS menggunakan hak vetonya terhadap usulan Palestina di DK PBB.

Namun, pertemuan itu berakhir tanpa konferensi Pers dan tidak ada yang mengetahui tentang masalah yang dibahas. Pembantu Kerry membatalkan sesi foto yang direncanakan berlangsung sebelum pertemuan.

Baru-baru ini, beberapa pejabat AS telah mengatakan bahwa pemerintah AS keberatan dengan langkah sepihak dari kedua sisi; Palestina atau Israel. Namun, Gedung Putih belum mengumumkan bagaimana hal itu akan bereaksi terhadap usulan.

Israel khawatir bahwa AS mungkin telah mengubah kebijakannya mengenai aliansi bersama mereka.(T/R05/R11)

MI’raj Islamic News Agency (MINA)

Comments: 0