Parlemen Arab Serukan Pembebasan Tahanan Palestina

Kairo, MINA – Parlemen Arab menyerukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), badan-badan hak asasi manusia internasional dan Komite Palang Merah Internasional untuk memikul tanggung jawab hukum dan kemanusiaan, dengan membebaskan tahanan Palestina.

Parlemen Arab dalam sambutan Hari Tahanan Palestina, juga mendesak entitas pendudukan Israel untuk membebaskan tahanan Palestina dan menghentikan pelanggaran terhadap semua norma dan hukum internasional. MEMO melaporkan, Sabtu (18/4).

Parlemen Arab menekankan, penderitaan ribuan tahanan warga Palestina, termasuk anak-anak, perempuan dan lanjut usia, di penjara-penjara pendudukan yang semakin memburuk dengan penyebaran virus corona.

“Ini terutama setelah pengumuman sejumlah infeksi di dalam tahanan,” lanjut pernyataan.

Hal tersebut membutuhkan tindakan internasional untuk memaksa otoritas pendudukanmenghormati aturan hukum internasional, khususnya Konvensi Jenewa Keempat, yang menggarisbawahi hak-hak tahanan pada saat tersebarnya wabah.

Parlemen juga mendesak semua organisasi dan badan internasional untuk menyatakan solidaritas penuh mereka terhadap para tahanan Palestina.

“Badan internasional harus mengomunikasikan penderitaan tahanan kepada semua negara di dunia, dan mengekspos pelanggaran kemanusiaan pasukan pendudukan Israel terhadap rakyat Palestina melalui semua cara yang tersedia,” lanjutnya.

Parlemen Arab juga menyatakan solidaritasnya terhadap ketabahan para tahanan Palestina di penjara-penjara pendudukan Israel.

“Kami berharap mereka mendapatkan kebebasannya, dan membangun negara merdeka mereka dengan Yerusalem sebagai ibukotanya. (T/RS2/P1)

Mi’raj News Agecy (MINA)