Parmusi NTT Advokasi 85 Kelompok Petani Hutan di Kupang

Kupang, MINA -Pengurus Wilayah Persaudaraan Muslim Seluruh Indonesia (Parmusi) Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadvokasi  85 kelompok tani hutan yang tersebar di Kota dan Kabupaten Kupang.

Hal ini disambut baik Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam dalam keterangan tertulis diterima MINA, Ahad (24/11). “Agar mereka mendapatkan kehidupan yang layak dan merasakan program pemerintah,” kata Usamah.

Ia juga mengatakan pihaknya pernah melakukan pertemuan dengan Menteri LHK Siti Nurbaya di Jakarta terkait hal tersebut. “Sebenarnya apa yang tengah dilakukan Parmusi di NTT merupakan tindak lanjut dari pertemuan tersebut,”

“Kami sudah diberikan izin oleh Menteri LHK Ibu Siti Nurbaya tahun lalu. Dalam membantu program pemerintah berupa pemanfaatan lahan kosong milik negara oleh warga masyarakat NTT,” ujar Usamah.

Ia mengatakan bahwa Ibu Menteri LHK Siti Nurbaya diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk membangun komunikasi yang baik antar organisasi masyarakat dan sejumlah tokoh masyarakat dalam mencanangkan program ini, termasuk Parmusi.

Setelah pertemuan antara Parmusi dan Kementerian LHK berlangsung lancar. Usamah pun berjanji akan terus memperjuangkan hak-hak masyarakat di NTT agar terpenuhi.

“Khususnya mengenai pemanfaatan lahan kosong yang sudah dijanjikan pemerintah, nanti saya akan sampaikan kepada Ibu Menteri kalau pembicaraan tersebut berhasil, Insya Allah saya janji akan mendatangkan presiden atau wakil presiden untuk peresmian sekaligus melakukan penanaman bibit pertama di Kupang NTT,” tambah Usamah.

Dia berharap Asisten Daerah Tingkat 1 Jamaluddin Ahmad Provinsi NTT mewakili Gubernur NTT yang tidak bisa hadir dalam pertemuan itu, untuk bisa menyampaikan aspirasi masyarakat kepada Gubernur Victor Bungtilu Laiskodat.

“Baik gubernur NTT maupun Ibu menteri. Diharapkan bisa melakukan komunikasi untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat NTT,” tuturnya.

Jika program ini berhasil, Usamah berharap Parmusi didaerah bisa melakukan hal yang sama, yakni mengorganisir masyarakat agar bisa memanfaatkan lahan kosong milik negara untuk kepentingan kemaslahatan umat. Terlebih Parmusi memiliki Program Desa Madani yang singkron dengan program pemerintah khususnya KLHK.

Dalam Safari Dakwah Parmusi di NTT, Usamah didampingi Sekjen Abdurahman Syagaff, Ketua Majelis Penasehat PP Muslimah Parmusi Daisy Astrilita Ketua Muslimah Parmusi Nurhayati Payapo, Wasekjen Abrar Tanjung, dan Dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Sihabudin Noor yang melihat langsung metode dakwah Parmusi di NTT. (L/R03/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)