Partai Sosialis Chili Mengutuk Pendudukan Israel

Ramallah, MINA – Partai Konvergensi Sosialis mengutuk apa yang digambarkannya sebagai pelanggaran sistematis oleh pendudukan Israel terhadap rakyat .

Partai Chili mengatakan, pendudukan Israel terus mengabaikan hukum internasional, melakukan pelanggaran sistematis dan mencolok hak asasi manusia, dan mendorong pembongkaran rumah ilegal, dan penyiksaan diskriminasi institusional.

Partai tersebut mengatakan dalam kunjungannya anggota parlemen ke Palestina. Seperti dilaporkan Quds Press melaporkan, Selasa (14/6).

“Kami menyaksikan pelanggaran sistematis rezim apartheid yang diberlakukan oleh Israel pada rakyat Palestina,” lanjut pernyataan.

Pernyataan partai sosialis itu juga menekankan komitmennya terhadap kampanye Presiden Chili Gabriel Borek “untuk mempromosikan undang-undang yang berupaya menerapkan sanksi pada impor barang dan jasa dari pemukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

“Masyarakat internasional harus berhenti berpaling dari kekejaman Israel terhadap Palestina, dan bahwa pemerintah Chili harus berhenti diam tentang genosida terhadap rakyat Palestina,” imbuhnya.

“Rakyat Palestina tidak sendirian di Palestina ,dan mereka juga tidak sendirian di Chili. Orang-orang Palestina di mana pun mereka berada memiliki solidaritas penuh kami,” ujarnya.

Sementara itu, Maher Bishara, direktur komunitas Palestina di Chili, mengatakan, “Kami menghargai pernyataan ini, yang menjelaskan realitas situasi tragis rakyat Palestina dan pendudukan ilegal, yang telah menyebabkan kerusakan kehidupan penduduk asli Palestina.”

Bishara memuji kunjungan partai tersebut ke Palestina dan menyaksikan secara dekat pendudukan tanah Palestina, penghancuran rumah, tembok apartheid, pos pemeriksaan militer, pos pemeriksaan, penangkapan dan eksekusi, seperti yang terjadi dengan wartawan Shireen Abu Akleh.

Chili menjadi negara yang mencakup komunitas Palestina terbesar di Amerika Selatan, dengan lebih dari setengah juta orang Palestina menetap di sana.

Kandidat sayap kiri Gabriel Borek (35 tahun) menang dalam putaran kedua pemilihan presiden Desember lalu atas kandidat sayap kanan Jose Antonio Caste ,dengan 56 persen suara dibandingkan dengan 44 persen untuk lawannya. (T/RS2/P2)

Mi’raj News Agency (MINA)