Pasukan Israel Bunuh Dua Warga Palestina, Lukai Lebih 700 Orang

Gaza, MINA – yang menghadapi demonstrasi di berbagai wilayah pendudukan telah membunuh dua warga dan melukai lebih 700 orang.

Bentrokan pecah dengan pasukan keamanan Israel saat lebih 5.000 warga Palestina berunjuk rasa di Tepi Barat, Yerusalem dan Jalur Gaza pada Jumat (8/12) menentang keputusan Presiden Amerika Serikat tentang status Yeruslaem.

Seorang pria Palestina berusia 30 tahun tewas akibat tembakan Israel saat melakukan demonstrasi di Gaza, kantor berita Palestina WAFA melaporkan, mengutip Kementerian Kesehatan Palestina.

Menyusul pria berusia 54 tahun di Gaza yang meninggal karena luka-lukanya.

Bulan Sabit Merah juga mengatakan di hari itu bahwa setidaknya 767 korban luka di Tepi Barat dan Yerusalem Timur yang diduduki dan Jalur Gaza.

Di dalam dan di sekitar Kota Tua Yerusalem, demonstrasi dimulai setelah doa siang hari Jumat.

Harry Fawcett dari Al Jazeera melaporkan dari depan Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur yang diduduki bahwa demonstrasi tersebut sebagian besar bersifat damai.

“Emosi sangat tinggi di sini dan tidak butuh banyak hal untuk meluapkannya,” kata Fawcett.

Pasukan Israel menembakkan gas air mata dan peluru karet pada demonstran di kota Hebron dan Bethlehem di Tepi Barat.

Hari Jumat menandai hari ketiga demonstrasi di wilayah pendudukan.

Universitas, sekolah, dan institusi pendidikan Palestina telah mengumumkan pemogokan setelah ada sebuah instruksi dari Kementerian Pendidikan Palestina. (T/RI-1/P1)

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Wartawan: Rudi Hendrik

Editor: Ismet Rauf

Ikuti saluran WhatsApp Kantor Berita MINA untuk dapatkan berita terbaru seputar Palestina dan dunia Islam. Klik disini.