Pasukan Israel Hentikan Pekerjaan Listrik Warga Palestina

Seorang tentara Israel berjaga di Lembah Yordan. (Foto: Ma’an News)

 

Tubas, 10 Rabi’ul Awal 1438/ 10 Desember 2016 (MINA) – Pasukan Israel menyerbu beberapa daerah di kawasan Lembah Yordan, distrik Tubas di utara Tepi Barat yang diduduki, melakukan penyitaan sebuah truk sampah, traktor pertanian, dan menghentikan pekerjaan warga Palestina membangun tenaga listrik.

Pejabat Palestina dan aktivis lokal Tubas, Mutaz Bisharat mengatakan kepada Ma’an News yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA) pada Sabtu (10/12), pasukan Israel menyita sebuah truk sampah yang dimiliki oleh Dewan Layanan Bersama Limbah Padat di Tubas, sementara truk itu bekerja di distrik Beit Anon.

Menurut Bisharat, pasukan mengklaim bahwa truk itu bekerja di ‘Area C’ – lebih dari 60 persen dari Tepi Barat di bawah keamanan penuh Israel dan juga kontrol sipil di bawah Kementerian Pertahanan – karena itu tunduk pada penyitaan.

Di desa Khirbet Ar-Ras Al-Ahmar, pasukan Israel memerintahkan warga agar menghentikan pembangunan tenaga listrik sepanjang 600 meter di sepanjang jalan utama menuju desa, dengan dalih bahwa jalur itu dibangun di Area C.

Pasukan Israel juga menyita dua traktor pertanian milik warga desa Muwafaq Daraghma dan Ahmad Thiyab.

Bisharat menambahkan, Israel terus melakukan “pelatihan militer” berturut-turut di daerah itu serta memaksa evakuasi sementara 12 keluarga Palestina dari rumah mereka di desa.

 

Warga Palestina dari Lembah Yordan menghadapi evakuasi dan gangguan akibat latihan militer Israel di dekat tanah mereka. Distrik Tubas adalah salah satu pusat pertanian yang paling penting yang diduduki di Tepi Barat tersebut.

Mayoritas Lembah Yordan berada di bawah kontrol penuh militer Israel, meskipun di Tepi Barat. Sementara itu, sedikitnya 44 persen dari total lahan di Lembah Yordan telah disita oleh pasukan Israel untuk tujuan militer dan latihan. (T/anj/P001)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)