PASUKAN ISRAEL KEMBALI TEMBAK NELAYAN PALESTINA

Gaza Fisherman

1Gaza FishermanTel Aviv, 27 Rajab 1435/27 Mei 2014 (MINA) – Pasukan Israel menembak dan melukai seorang nelayan Palestina di utara Jalur Gaza yang diduduki oleh agresi Tel Aviv .

Menurut Ashraf al- Qidra, juru bicara kementerian kesehatan di Gaza, pada Senin (26/5), pasukan rezim Israel menembak pria Palestina yang bernama Imad Syukri Salim di tangan dan punggungnya, demikian laporan Press Tv yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Selasa.

Petugas medis mengatakan, nelayan Palestina (52) tahun dibawa ke rumah sakit Kamal Adwan untuk pengobatan, menderita luka moderat dalam insiden itu, tambahnya.

Dalam insiden serupa, pasukan Israel menembaki kapal dekat di Rafah, yang terletak 30 kilometer sekitar 19 mil selatan dari Kota Gaza, akhir pada 19 Mei, melukai dua nelayan,

Pada 26 Maret, kapal perang Israel menargetkan perahu Palestina di dekat Rafah, sampai melukai empat nelayan.

Perahu Palestina diizinkan menangkap ikan hingga enam mil laut dari pantai Gaza menurut ketentuan blokade laut Israel atas daerah kantung miskin.

Daerah penangkapan diperpanjang sampai enam mil laut dari tiga pada 21 November 2012, dalam kesepakatan gencatan senjata yang mengakhiri delapan hari serangan militer Israel di Jalur Gaza.

Gaza telah diblokade sejak Juni 2007, suatu tindakan yang telah menyebabkan penurunan standar hidup serta tingkat belum pernah terjadi sebelumnya pengangguran, dan kemiskinan tak henti-hentinya.

Rezim apartheid Israel menyangkal sekitar 1,7 juta orang di Gaza hak-hak dasar mereka, seperti kebebasan bergerak, pekerjaan yang membayar upah tepat dan kesehatan dan pendidikan yang memadai.

Putaran terbaru pembebasan tahanan Palestina yang telah lama dilakukan di penjara-penjara Israel sejak sebelum perjanjian damai Oslo 1993 dan rencana pembangunan permukiman ilegal Israel menjadi cermin pada 13 Agustus lalu.

Ketika pembebasan tahap pertama sekitar 26 tahanan dibebaskan dan penjajah Israel mengumumkan pembangunan lebih dari 2.000 rumah baru bagi pemukim ilegal yahudi, terutama di Al-Quds Timur.

Rakyat Palestina setuju menahan diri dari mengejar tindakan hukum terhadap penjajah Israel selama perundingan damai sedang berlangsung. namun, berulang kali penjajah Israel melakukan pembangunan lanjutan permukiman ilegal yahudi memaksa mereka meminta bantuan ke Mahkamah Pidana Internasional dan badan-badan internasional lainnya.

Kelompok anti-permukiman ilegal Israel, Peace Now melaporkan, pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina yang diduduki meningkat 70 persen dari tahun ke tahun pada semester pertama tahun 2013.

Pembangunan permukiman ilegal Yahudi di wilayah yang dijajah Israel selama Perang Enam Hari pada 1967 dianggap ilegal berdasarkan hukum internasional, dan masalah itu tetap menjadi salah satu yang paling penting dalam konflik Israel dan Palestina. (T/P012)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

http://presstv.ir/detail/2014/05/26/364296/israeli-forces-target-palestine-fisherman/

 

 

Comments: 0