Pasukan Israel Ubah Rumah Penduduk Palestina Jadi Pos Militer

Beberapa Pasukan militer Israel menguasai bangunan dan merubah rumah di kota Tuqu.

Betlehem, 8 Jumadil Akhir 1438/ 7 Maret 2017 (MINA) – Beberapa pasukan militer Israel menguasai bangunan dan mengubah rumah di kota Tuqu dari Betlehem Selatan, Tepi Barat yang diduduki menjadi sebuah pos militer.

Banyak juga diantara pasukan tentara dikerahkan untuk menaiki atap rumah milik Juma Muhammad Ali dekat jalan utama dari Tuqu, dekat sekolah al-Khansa.

“Kami sudah menyelesaikan interior rumah dan siap menghuninya, tetapi mereka membongkar pintu utama dan naik ke atap dan di sana mereka mengibarkan bendera Israel,” kata Juma kepada Ma’an News yang dikutip MINA, Selasa sambil menambahkan, tentara juga meletakkan karung pasir di jendela rumah kami.

Baca Juga:  Warga Gaza Gelar Shalat Idul Adha di Tengah Reruntuhan

Bulan lalu, pasukan Israel menyerbu Tuqu dan mengambil alih rumah Palestina dan mengubahnya menjadi sebuah pos militer – sebuah rumah yang menghadap jalan utama pintu masuk barat kota, di mana pasukan Israel juga menembaki para demonstran Palestina dan membunuh Qusay Hassan al-Umour (17 thn).

Bulan Agustus, pasukan Israel mengusir 10 keluarga Palestina dari rumah mereka di desa Harmala dekat Tuqu untuk menggunakan rumah sebagai pos militer Israel.

Kota Tuqu terletak di area C dan lebih dari 60 persen penduduk di Tepi Barat yang diduduki tersebut memiliki kendali penuh oleh Israel atas dasar keamanan dan pemerintahan sipil.

Di bawah kekuasaan Area C, warga menderita karena kebijakan sewenang-wenang terhadap klasifikasi tanah, di mana tentara Israel tidak membolehkan penduduk Palestina memanfaatkan setiap lahan mereka untuk membangun lahan pertanian jika tidak memiliki izin yang sah dari tentara Israel.

Baca Juga:  ICAN: Israel Punya 90 Hulu Ledak Nuklir

Penduduk Palestina yang mendirikan rumah dan bisnis di Area C juga akan dihancurkan oleh tentara Israel. (T/R12/RS1)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: Admin

Editor: illa