Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pawai Sejuta Massa Yaman Peringatkan Rencana Pelucutan Senjata Perlawanan Gaza

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - 27 detik yang lalu

27 detik yang lalu

0 Views

Pawai sejuta massa di ibu kota, Sana'a, Yaman, dukung Gaza. (Sabanet)

Sana’a, MINA – Pawai sejuta massa yang diadakan di ibu kota, Sana’a, Yaman, dan berbagai provinsi usai shalat Jumat (8/8) memperingatkan rencana pelucutan senjata perlawanan di Gaza dan Lebanon hanyalah tipuan Zionis untuk melemahkan perjuangan.

Pawai dengan slogan “Kami teguh bersama Gaza,” memperingatkan rencana Zionis-Amerika untuk melaksanakan kriminalnya dan terus menindas rakyat dan negara-negara di kawasan, satu demi satu, tanpa menghadapi perlawanan apa pun. Sabanet melaporkan.

Massa Yaman yang marah turun ke jalan di tengah hujan, menyatakan penolakan mutlak mereka terhadap rencana-rencana berbahaya yang diajukan Zionis. Massa juga menyatakan kesiapan mereka untuk membela rakyat Palestina yang tertindas.

Massa juga mengacungkan senjata mereka, dan menekankan bahwa senjata adalah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh Zionis, dan ketundukan pada pelucutan senjata hanyalah penyerahan diri.

Baca Juga: Parlemen Arab Kecam Rencana Israel Duduki Gaza Sepenuhnya

Pemimpin revolusi Houthi, Sayyid Abdulmalik Badr al-Din menegaskan kesiapan tinggi mereka untuk melaksanakan semua opsi yang diambilnya melawan Zionis, dan kesiapan mereka untuk melancarkan serangan ke wilayah pendudukan.

Ia mendesak bangsa Arab dan dunia Islam untuk menyadari tanggung jawab agama dan moral mereka terhadap kejahatan genosida, kelaparan, dan blokade yang dilakukan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza, yang sangat mengguncang kemanusiaan.

Ia juga mendesak negara-negaraq Islam untuk segera mengambil tindakan guna menghentikan pelanggaran yang dilakukan oleh entitas Zionis dan para pemukim ekstremis terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa.

Massa meneriakkan, “Kami tidak akan meninggalkan Gaza sendirian,” dan “Gaza adalah garis pertahanan bangsa.”

Baca Juga: Empat Juta Warga Afghanistan Pulang ke Tanah Air, IOM Ingatkan Krisis Kemanusiaan Meluas

Aksi massa bersamaan berlangsung di pusat kota provinsi seperti Saada, Al-Mahwit, dan Al-Hudaydah. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ratusan Muslim Rohingya Terdampar di Pulau Perbatasan setelah Diusir Tentara Arakan

Rekomendasi untuk Anda