PBB DESAK ISRAEL DAN MESIR AKHIRI BLOKADE GAZA

Foto Pintu

Foto Pintu

New York, 23 Rajab 1435/23 Mei 2014 (MINA) – Asisten Sekretaris Jenderal Persikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk urusan politik, Oscar Fernandez-Taranco menyerukan Israel dan Mesir mengambil langkah cepat untuk memperbaiki mata pencaharian warga Palestina di Jalur Gaza dan untuk menjamin pembukaan penyeberangan perbatasan.

Pada pertemuan rutin DK PBB mengenai situasi di Timur Tengah, Fernández Taranco mengatakan, “Organisasi internasional menyerukan kepada pemerintah Mesir dan Israel untuk selalu mengambil langkah cepat untuk membantu meningkatkan keadaan di Jalur Gaza.”

Mereka harus menjamin pembukaan penuh penyeberangan Jalur Gaza, termasuk pintu Lintasan Rafah dan untuk memungkinkan berlangsungnya perdagangan komersial.” Demikian laporan Middle East Monitor (MEMO) yang diberitakan Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat.

Fernandez Taranco menyebutkan, situasi kemanusiaan yang terjadi di Gaza masih membutuhkan bantuan mendesak agar persediaan terjamin dan berkelanjutan serta dipenuhinya keperluan layanan dasar dan peningkatan infrastruktur vital seperti jaringan air dan limbah.

Israel telah memberlakukan blokade ketat atas Jalur Gaza sejak pertengahan 2006, ketika gerakan Islam Hamas memenangkan mayoritas parlemen Palestina.

Mesir telah membantu Israel memperketat pengepungan dengan menutup gerbang perlintasan Rafah yang menjadi penyeberangan utama bagi orang-orang masuk dan keluar dari Jalur Gaza .

Setelah tersingkirnya mantan presiden Muhamad Mursi pada Juli 2013, rezim Mesir melakukan kampanye besar-besaran  menutup terowongan yang digunakan untuk penyelundupan yang menjadi mata pencaharian warga Jalur Gaza dan pasokan obat-obatan dari Mesir ke Gaza. (T/P012/EO2)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA) 

Comments: 0