PBB: SERANGAN ISRAEL PERMALUKAN DUNIA

Sekolah PBB untuk Pengungsi Palestina
Sekolah PBB untuk Pengungsi Palestina

Gaza, 4 Syawal 1435/31 Juli 2014 (MINA) – Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB, Pierre Krahenbuhl, mengutuk pembunuhan anak-anak dalam tidur mereka dan mengatakan serangan tersebut mempermalukan dunia.

“Anak-anak tewas dalam tidur mereka. Ini merupakan penghinaan bagi kita semua dan mempermalukan dunia. Hari ini dunia dipermalukan Israel.”

“PBB mengutuk pemboman tempat penampungan di mana 15 anak-anak yang sipil syahid, dan ini adalah “pelanggaran serius hukum internasional,”  kata pejabat tinggi PBB itu seperti yang diberitakan Middle East Monitor (MEMO) dan dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA).

Ia mengatakan, PBB sebelumnya telah 17 kali memberitahu militer Israel tentang lokasi-lokasi tempat-tempat penampungan warga sipil termasuk anak-anak yang dikelola PBB, malahan peringatan terakhir diberikan hanya beberapa jam sebelum serangan terakhir pada hari Rabu.

Di bagian awal pernyataannya itu, hari Rabu, Komisaris Jenderal Badan Bantuan PBB  mengatakan, “Semalam, anak-anak dibunuh saat mereka tidur di samping orang tua mereka di lantai ruang kelas di tempat penampungan yang diadakan PBB di Gaza.”

Ia mengatakan, sebanyak  3.300 jiwa berlindung di Sekolah Dasar Jabalia ketika terkena tembakan artileri Israel. Puluhan orang terluka dalam serangan itu.

“Peristiwa ini kembali memanggil masyarakat internasional untuk mengambil tindakan politik internasional bersama guna segera mengakhiri pembantaian yang terus berlangsung,” tambah Krahenbuhl.

Lebih dari 182.600 orang telah mengungsi di 82 tempat penampungan darurat yang ditunjuk PBB di semua lima wilayah Gaza, kata PBB.

Hingga berita ini diturunkan Pasukan Israel menewaskan 10 anak-anak Palestina dan melukai 45 orang lain, meningkatkan jumlah syahid 1.296 orang dan 7.200 luka-luka.

Perang Israel juga menyebabkan kerusakan 2.330 unit rumah dan menyebabkan kerusakan parsial untuk 23,160 unit lainnya, 2.080 unit diantaranya menjadi tidak layak huni, menurut informasi awal yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum Palestina.

Pihak Hamas mengklaim telah menewaskan 120 anggota tentara Israel.

Israel mengatakan 48 tentara serta tiga warga sipil telah tewas sejak awal operasi pada tanggal 7 Juli, sedangkan sayap militer Hamas mengatakan telah menewaskan 110 tentara Israel dan menahan seorang tentara sebagai sandera.(T/P08/IR)

 

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

 

 

 

Comments: 0