PBB SERUKAN ISRAEL CABUT BLOKADE GAZA

Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon (Foto : MEMO)
Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon (Foto : MEMO)

New York, 9 Dzulhijjah 1435/3 Oktober 2014 (MINA) – Perserikatan Bangsa-Bangsa menyerukan Israel untuk mencabut blokade yang diberlakukan terhadap Jalur Gaza selama lebih dari delapan tahun,

AlAmat online mengutip sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor pers PBB, Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon menegaskan, selama pertemuan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada “kebutuhan mendesak untuk mencabut pengepungan Gaza sementara memenuhi masalah keamanan yang sah dari Israel “, seperti laporan Middle East Monitor (MEMO), yang dikutip Mi’raj Islamic News Agency (MINA), Jumat.

Selain itu, Ban Ki-moon mengungkapkan, dukungan terhadap perjanjian yang mengizinkan masuknya pasokan konstruksi dan bahan ke Gaza.

Baca Juga:  Kelompok HAM: China Hapus Istilah Agama dan Budaya Uighur

Ban menjelaskan, kembali ke status quo “tidak lagi menjadi pilihan”, menekankan kebutuhan mendesak untuk mengatasi penyebab dari krisis politik terseut.

Dalam konteks yang sama, Sekretaris Jenderal menyambut baik perjanjian ketiga pihak antara Israel, Palestina dan PBB tentang masuknya pasokan bahan bangunan ke Gaza untuk pembangunan kembali Jalur Gaza akibat serangan Israel,

Ban mengungkapkan, harapannya dalam perjanjian kesepakatan damai akan dilaksanakan segera “memulihkan pembatasan politik tanpa penundaan lebih lanjut”.

Penjajah Israel telah memberlakukan pengepungan Jalur Gaza sejak gerakan perlawanan Hamas memenangkan pemilu legislatif Palestina pada Januari 2006 dan mengambil alih wilayah itu pada Juni 2007.

Pada 7 Juli 2014, Jalur Gaza menjadi sasaran serangan militer Zionis Israel besar-besaran yang berlangsung selama 51 hari dan melibatkan peluncuran ribuan roket dari udara, darat dan laut serangan itu mengakibatkan sekitar 2.160 warga Palestina tewas dan melukai ribuan orang,

Baca Juga:  Kelompok HAM: China Hapus Istilah Agama dan Budaya Uighur

Selain itu menghancurkan ribuan bangunan rumah sementara pembantaian keluarga yang mengerikan sedangberlanjut. (T/P002/R11)

Mi’raj Islamic News Agency (MINA)

Wartawan: kurnia

Editor:

Comments: 0