PCHR: Dalam Sepekan Pasukan Israel Lakukan 106 Pelanggaran HAM

Ramallah, MINA – Dalam sepekan Pusat Hak Asasi Manusia Palestina (PCHR) mendokumentasikan 106 pelanggaran hukum hak asasi manusia internasional dan hukum humaniter internasional (IHL) yang dilakukan oleh pasukan dan pemukim Israel di Wilayah Palestina yang diduduki.

Dalam sebuah laporan yang dirilis Jumat (29/5) PCHR mencatat, pasukan Israel melakukan 47 serbuan ke Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki. Selama serangan pekan ini, 48 warga Palestina ditangkap, termasuk 2 anak-anak.

“Di Gaza, enam penembakan oleh pasukan Israel terhadap tanah pertanian di sebelah timur Jalur Gaza dilaporkan,” demikian keterangan PCHR yang dikutip WAFA.

PCHR juga mencatat, pasukan Israel menembak dan melukai lima warga sipil Palestina, termasuk seorang anak, selama serangan militer Israel ke Ramallah dan Tubas yang juga menggunakan senjata amunisi hidup.

“Serangan-serangan itu termasuk penggerebekan rumah-rumah sipil dan penembakan, menimbulkan ketakutan di antara warga sipil dan menyerang banyak dari mereka,” kata PCHR.

Mengenai kegiatan perluasan pemukiman dan serangan pemukim, PCHR mendokumentasikan delapan pelanggaran, termasuk pembongkaran karavan dan rumah yang sedang dibangun di Lembah Jordan tengah, pembongkaran gudang, serta dua resor di situs arkeologi di Nablus. Dilaporkan, tiga warga Palestina dipaksa untuk menghancurkan rumah mereka sendiri.

PCHR juga mendokumentasikan sembilan serangan pemukim ilegal, tanah Palestina dibakar, petani diserang dan pohon-pohon ditebang di Tulkarm, dua rumah dan kendaraan diserang di Nablus, dua warga Palestina ditembak dan terluka, dan dua lainnya menyerang di Ramallah, tanah pertanian terbakar di Hebron dan pohon-pohon tumbang di Salfit.

Terkait kebijakan penutupan Israel dan pembatasan kebebasan bergerak, PCHR mengatakan, pasukan Israel terus menggunakan Erez Crossing, di perbatasan Gaza-Israel yang ditujukan untuk pergerakan individu, sebagai penyergapan untuk menangkap warga Palestina yang memperoleh izin keluar melalui Israel. (T/R6/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)