Pejabat AS: Blokade Qatar Mungkin Akan Ada Perubahan

Dubai, Qatar. (Foto: Sorin Furcoi/Al Jazeera)

Washington, MINA – Pejabat senior Departemen Luar Negeri AS David Schenker mengatakan, blokade tiga tahun Qatar oleh negara-negara Arab mungkin akan mengalami kemajuan dalam beberapa pekan, mengutip tanda-tanda “fleksibilitas” dalam negosiasi.

Diplomat tertinggi Departemen Luar Negeri AS untuk Timur Tengah itu dengan cepat berpesan agar berhati-hati, karena belum ada perubahan mendasar dalam pembicaraan yang akan segera menghasilkan resolusi, demikian dikutip dari Al Jazeera.

Perselisihan tersebut terjadi sejak 2017 ketika Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi, Bahrain, dan Mesir memberlakukan boikot terhadap Qatar, memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi dengan menuduhnya mendukung “terorisme”.

Qatar dengan keras membantah semua tuduhan tersebut.

“Saya tidak ingin membahas seluruh diplomasi di dalamnya, tetapi ada beberapa gerakan. Saya ingin mengatakan bahwa ini akan menjadi masalah berpekan-pekan,” kata Schenker dalam acara virtual yang diselenggarakan oleh Brookings, lembaga yang berbasis di Washington, DC.

Kuwait dan Amerika Serikat telah mencoba menengahi keretakan yang telah merusak upaya Washington untuk membentuk front persatuan melawan Iran, yang berjuang untuk supremasi regional bersaing dengan Arab Saudi. (T/RI-1/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)