Pejuang Palestina Hancurkan 15 Kendaraan Militer Israel dalam 24 Jam

Gaza, MINA – Juru bicara Brigade Al-Qassam, sayap militer gerakan Hamas, pada Selasa (7/11) mengatakan, pejuang Palestina telah menghancurkan 15 Kendaraan Militer Pendudukan Israel dalam waktu 24 jam.

“Mujahidin kami telah menghancurkan seluruhnya atau sebagian dalam 24 jam 15 kendaraan militer di pinggiran Kamp Al-Shati dan Beit Hanoun,” kata Abu Ubaida, Qudspress melaporkan.

“Mujahidin kami menembakkan mortir ke arah pasukan penyerang dan terlibat dalam bentrokan dengan pasukan musuh di medan perang,” tambahnya.

Sebelumnya, Brigade Al-Qassam mengumumkan bahwa Pejuangnya menyerang pasukan musuh yang menembus poros barat laut dan selatan Kota Gaza dengan puluhan mortir. Dan pejuang membombardir Ashdod dengan serangan rudal sebagai respons terhadap penargetan warga sipil.

Baca Juga:  Ini 7 Alasan Israel Ingin Serang dan Kuasai Rafah

“Pejuang kami menghancurkan dua tank Israel di utara Beit Hanoun, dan sepertiga di kamp Shati dengan peluru (Al-Yassin 105),” ujar Abu Ubaida.

Sementara itu, Brigade Yerusalem, Pejuang Palestina sayap militer dari gerakan “Jihad Islam”, mengatakan bahwa para pejuangnya mampu menyerang individu dan kendaraan pasukan pendudukan di timur Khan Yunis, selatan Jalur Gaza, dengan serangan mematikan rentetan mortir.

Pejuang dari gerakan Al-Saraya juga mengumumkan, pada hari yang sama, bahwa mereka telah menargetkan pusat komando pasukan pendudukan Israel, di belakang pabrik Pioneer, barat laut Kota Gaza, dengan sejumlah mortir.

Sebaliknya, Hebrew Channel 12 melaporkan bahwa rudal yang diluncurkan dari Gaza jatuh ke laut lepas Tel Aviv, bertepatan dengan pidato “Menteri Pertahanan” pendudukan, Yoav Galant, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  PBB: 630.000 Warga Palestina Mengungsi dari Rafah Sejak 6 Mei

Sejak 7 Oktober, sudah 32 hari berturut-turut, pasukan pendudukan dengan dukungan penuh Amerika Serikat dan tentara bayaran, melanjutkan agresi mereka di Jalur Gaza dengan serangan intensif di wilayah yang dibelokade tersebut. Dan melakukan pembantaian baru di Deir al-Balah, wilayah al- Kamp Maghazi dan al-Shati, serta di lingkungan Zaytoun, mereka juga menargetkan dengan mengebom sebuah gedung milik RS al-Shifa dan sekitar RS Indonesia di sebelah utara sektor tersebut.

Jumlah korban mati syahid sejak awal agresi telah meningkat menjadi lebih dari 10.328 orang, dan 25.956 orang terluka, dan puluhan jenazah orang yang mati syahid disebar di jalan-jalan Kota Gaza sebagai peringatan akan adanya bencana kesehatan.(T/R5/P2)

Baca Juga:  Mahkamah Internasional Minta Israel Beri Informasi Soal Zona Evakuasi Gaza

Mi’raj News Agency (MINA)